Riyan selalu hidup dalam dunianya sendiri terisolasi, tenggelam dalam pikirannya yang kacau, dan dikelilingi oleh bayangan yang sulit ia bedakan dari kenyataan. Tidak ada yang benar-benar peduli, tidak ada yang benar-benar melihatnya. Sampai suatu hari, di tengah hujan deras, seorang gadis bernama Reta menolongnya.
Reta hanya berniat membantu. Namun, kebaikan kecil itu berubah menjadi awal dari sesuatu yang lebih gelap. Riyan menganggapnya sebagai takdir. Ia yakin Reta adalah satu-satunya yang bisa memahami dirinya, satu-satunya yang bisa membuat dunianya terasa nyata. Obsesi itu tumbuh, menguat, hingga perlahan menjebak Reta dalam lingkaran yang sulit ia lepaskan.
Pada awalnya, Reta merasa takut. Ia ingin lari, ingin melepaskan diri dari cengkeraman Riyan yang semakin menyesakkan. Tapi semakin ia berusaha menjauh, semakin ia menyadari satu hal di balik mata penuh kegilaan itu, tersembunyi jiwa yang tersiksa, seseorang yang kehilangan kendali atas realitasnya sendiri.
Iba berubah menjadi kepedulian. Kepedulian berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam.
Kini, Reta dihadapkan pada dilema yang sulit. Haruskah ia pergi dan menyelamatkan dirinya sendiri? Atau tetap tinggal, menghadapi ketakutan, dan menjadi satu-satunya cahaya dalam kegelapan yang menyelimuti Riyan?
Sebuah kisah tentang obsesi, ketakutan, dan cinta yang lahir dari luka.
37 chapitres En cours d'écriture Contenu pour adultes
37 chapitres
En cours d'écriture
Contenu pour adultes
Di dunia di mana kesetiaan bisa dibeli dan nyawa tidak lebih dari transaksi gelap, Dane berdiri sebagai raja dalam bayangan. Tuan dari jaringan real estat eksklusif di siang hari dan penguasa bisnis senjata ilegal saat malam menelan kota. Tidak seorang pun tahu siapa dia sebenarnya. Masa lalunya terhapus, keluarganya tidak terdata, langkahnya tidak pernah tertangkap sorot media, atau apa yang sebenarnya pernah terjadi di balik namanya yang tiba-tiba meledak di peta kekuasaan.
Namun, takdir membawanya pada perjodohan dengan salah satu putri dari perusahaan teknologi. Rory datang sebagai simbol aliansi, tetapi bagi Dane dia lebih dari itu. Siapa yang bisa menebak isi hatinya bahwa dia sudah lama tertarik pada perempuan itu? Dan kali ini kesempatan itu ada di tangannya.
Dane bisa menghadapi peluru, menyusun perang, dan menghancurkan siapa pun yang melawan. Namun, di hadapan Rory dia belajar mengendalikan diri, menekan egonya ... dan untuk pertama kalinya dia takut kehilangan sesuatu.
"I'd burn the cities to the ground and watch it turn to ashes, as long as you're in my arms."