From friends to love

From friends to love

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 20, 2024
Vera dan Edward sudah bersahabat sejak kecil. Kami tumbuh bersama, bermain bersama, bahkan sering berbagi mimpi tentang masa depan. Tak pernah terpikir olehku, bahwa suatu hari, perasaan yang kupendam akan berubah. Hari itu sama seperti hari-hari biasanya. Kami berdua duduk di bangku taman, mengobrol tentang banyak hal, mulai dari pekerjaan, kehidupan, hingga rencana liburan. Namun, di tengah tawa kami, Vera mulai merasakan sesuatu yang berbeda. Cara Edward tertawa, cara dia melihatku—semua terasa lebih hangat dari biasanya. Ada getaran aneh di dadaku yang tak bisa kuabaikan. “ra , kamu kenapa? Kok bengong?” tanya Edward, menyikut lenganku. Vera tersentak. "Enggak, enggak apa-apa," jawabku cepat, berusaha menutupi kegugupanku. Tapi dalam hati, Vera tahu. Ada sesuatu yang berubah. Dan aku tak yakin, apakah ini baik atau malah akan menghancurkan semua yang telah kami bangun selama ini. Apakah Vera siap mempertaruhkan persahabatan kami untuk sebuah perasaan yang belum tentu berbalas?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SalFlo
  • Nuginara [END]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • MATCH MADE IN HEAVEN 2 (SELESAI)
  • Brothers
  • You Belong To Me.
  • I AM YOURS    [ TAMAT ]
  • ITS NOT SAME ANYMORE (END)
  • Stolen [2] - Can Promise You Nothing
SalFlo

Awalnya, aku hanya mengagumimu. Awalnya, aku tak berpikir ada rasa lebih padamu. Awalnya, aku mengira ini hanyalah perasaanku yang merasa sangat nyaman akan kehadiranmu di sekitarku. Tapi ternyata, ada sesuatu dalam diriku yang menginginkanmu lebih dari sebagai penghibur hari-hariku. Hatiku menginginkanmu untuk menjadi rumahku. Menjadikanmu sebagai tempatku bercerita, untuk menceritakan semua apa yang kurasakan setiap harinya, menceritakan semua mimpi-mimpiku yang ingin menjadikanmu sebagai subjek yang akan menemaniku menjalani hari-hari, yang tentunya akan sangat indah karena aku bersamamu. Dan aku menginginkanmu untuk menjadi subjek yang akan singgah selamanya, bukan untuk sementara. Tapi aku tersadar, aku tak lebih baik dari orang-orang di sekitarmu yang bisa membuatmu bahagia. Yang bisa membuatmu merasa lebih baik dikala kau sedang terjebak di dasar jurang yang begitu dalam. Dan kau pun belum tentu mau menerimaku yang hanya sebatas angin lalu di hidupmu. Dan mahkota es yang sampai saat ini kau kenakan itu mampu membuatku tersadar bahwa ada sebuah dinding es besar disana yang belum tentu bisa aku taklukan. Seseorang yang jatuh cinta dalam diam pada akhirnya menerima. Seseorang yang jatuh cinta dalam diam akan paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inginkan. Bukannya tidak ingin berjuang, aku hanya takut kalau aku memang bukanlah orang yang kau inginkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines