Hunters: The 7 Deadly Sins

Hunters: The 7 Deadly Sins

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 31, 2024
Nakula Gestara hanya seonggok remaja penakut yang canggung. Kesehariannya cuma tidur, makan, belajar--hanya sebatas supaya tidak bodoh, serta 'berburu' bersama keenam teman-temannya. Namun, dunia Nakula seolah dipaksa berhenti bergerak ketika enam orang sahabatnya itu dilaporkan menghilang setelah menapaki hutan barat SMA Dwi Sakti--sekolah mereka. Setelah banyak pertimbangan dan mengumpulkan segunung informasi, Nakula nekat menyusul mereka ke dalam hutan barat setelah genap setahun. Ditemani Galen Senjana--si ketua kelas jutek sekaligus cucu dukun paling tenar satu Indonesia--dan seekor kucing anggora lucu yang keduanya beri nama Angel, Nakula siap melawan mereka; 7 raja iblis penguasa 7 dosa besar. Tetapi, kenapa para raja iblis itu bersikap seolah telah mengenal Nakula sejak lama?
All Rights Reserved
#731
iblis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANAI [END]
  • Mystro {On Going}
  • Kutukan Tumbal
  • Teror sinden (Liburan Telaga Tengah Alas)
  • Secret of The A Class
  • Hutan Terlarang [END]
  • MISTERI KASTIL TUA DI TENGAH HUTAN (Vampire)
  • ~DESTINY STORYLINE~ [slow update guys, i'm sorry]
  • Setelah Koma

Pagi hari yang tampak mendung, angin kencang tiba-tiba saja muncul dan menerbangkan dedaunan. Firasat tak enak mulai dirasakan setiap orang yang berada di dalam sana. Ya, di SMP negri 1 lebih tepatnya. Muncul jejak kaki penuh darah yang bentuknya abnormal di koridor. Mahluk hitam dengan tinggi dua meter disertai dengan kuku kuku tajam yang berlumuran darah berkeliaran di sekitar sekolah mereka. Mahluk itu bernama Anai monster yang tak dapat mati walalupun dibunuh ribuan kali. Dan yang lebih parahnya lagi jumlah mereka tak dapat dihitung dengan dua tangan. Sedangkan para murid tak bisa keluar dari sekolah itu. Seolah-olah mereka terkurung dalam sebuah kurungan transparan. Apa yang harus mereka lakukan?! Berita buruknya;hanya kelas mereka yang tersisa disini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines