Fille Tranquille

Fille Tranquille

  • WpView
    LECTURI 100
  • WpVote
    Voturi 48
  • WpPart
    Capitole 2
WpMetadataReadÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare dum, mar 1, 2026
WpInfo
Ficțiune
Dragoste
Seorang gadis pendiam yang memiliki keluarga cukup kaya dan bisa dikatakan harmonis tapi tidak tau apakah itu benar atau tidak. Namanya Zerisha, dia sangat pendiam karena itu tidak banyak teman yang dekat dengannya. Hingga suatu hari azalea kembali ke negaranya dan pindah sekolah. Lalu secara tidak sengaja bertemu dengan seorang pria yang cukup disegani dan ditakuti di sekolah, yang ternyata adalah masa lalunya. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 'Itukan berandal waktu itu,' batin Zerisha sambil mengingat betapa menyebalkan dan mengerikannya orang itu di taman waktu itu. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Mohon maaf 🙏 jika terdapat typo masih pemula... Jangan lupa Vote and comment ya... Terima kasih 😊
Toate drepturile rezervate
#925
goodboy
WpChevronRight
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • INTO IT
  • VIRAGO [END] ✔
  • AEGALEOZ || End
  • LOH MANTANN?!!
  • Sebatas Adik Kakak
  • JUST WANT HAPPINESS
  • GELAP TERANG (SUDAH DIBUKUKAN)
  • Aletta
  • ALBARA WIJAYA
  • Langit Asmara Azalea [TAMAT]
INTO IT

Bagi Azelle Claire Hawthorne, setiap orang memiliki cerita. Dan sebagai seorang jurnalis, tugasnya adalah mendengarkan lalu menuliskannya. Sementara bagi seorang hakim muda, setiap cerita harus didengar, dipertimbangkan, lalu diputuskan berdasarkan hukum. Mereka terbiasa memahami kehidupan orang lain. Ironisnya... Mereka justru gagal memahami perasaan mereka sendiri. Di antara kesibukan, rutinitas, dan pertemuan-pertemuan yang awalnya terasa biasa, keduanya perlahan menjadi bagian dari hidup satu sama lain. Tak pernah ada pengakuan. Tak pernah ada kepastian. Karena mereka sama-sama percaya bahwa masih ada waktu. Sampai suatu hari, diam menjadi jawaban yang sama-sama mereka salah artikan. Dan saat mereka akhirnya menyadari apa yang sebenarnya mereka rasakan... Mungkin semuanya sudah terlambat.

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut