Ini adalah cerita fanfic yang berdasarkan pada GTA5 RP (berfokus pada RP di kota Tokyovers & Kala). Fanfic ini tidak ada kaitannya dalam cerita asli di GTA5 RP namun akan terinspirasi dari beberapa cuplikan GTA5 RP.
⛔⛔⛔
DIHARAPKAN UNTUK PARA PEMBACA TIDAK MENCAMPUR ADUKKAN ALUR CERITA FANFIC INI DENGAN ALUR ASLI GTA5 RP!!!
⛔⛔⛔
*
*
*
*
*
**
***
Luka di tubuhnya bagai peta yang membawanya ke jalanan merah yang kental, sebuah dunia asing tempat bisikan-bisikan gelap merajalela. Namun, di antara gemerlap semu dan godaan yang mengintai, ia berpegang teguh pada sebuah sumpah bisu, sebuah rahasia terpendam yang harus ia jaga walau nyawa taruhannya.
Apa yang ia sembunyikan di balik tatapan matanya yang usang? Dan akankah ia mampu bertahan di tengah bayang-bayang yang terus menguntitnya?
"Familia adalah darah yang mengalir dalam nadimu, bukan darah kelahiran, tapi darah sumpah," Rion Kenzo berucap lirih, namun penuh penekanan. "Sekali kau meminumnya, kau terikat pada Tokyo Noir, selamanya."
"Kau tampak lelah," ucap Saebal Shakia, senyumnya tampak manis, namun di kedalaman matanya, tersirat kegelapan yang siap menelan. "Tidurlah. Biar aku yang menemanimu, ke dalam bunga tidur 'ku'."
"Kami, Claude Familia, adalah cermin," ucap Don Rodrigo G. Claude, senyum tipis tersungging di bibirnya, namun tak sampai ke matanya. "Kau tunjukkan hormat, kami pantulkan hormat. Kau tunjukkan penghinaan..." Dia sengaja menggantung kalimatnya, "kami pantulkan kehancuran."
Menikah dengan ayahnya sendiri?
Jika ada keluarga yang paling gila, itu adalah keluarga Anathama, keluarga dengan peraturan dan tradisi tak masuk akal, harus menikah dengan yang sedarah, yang sayangnya dianggap normal bagi Anathama.
Cinta bukan pilihan, tapi takdir yang harus diterima. Dalam tradisi kelam ini, seorang cucu harus memilih antara melawan takdir atau terjerat dalam permainan keluarga yang mematikan.
Selayaknya permainan dadu, setiap putaran yang acak seakan memiliki pilihan yang sama, yang tanpa sadar merenggut kebebasan Samantha, yang dipaksa menikah dengan ayah kandungnya.
Anathama tak pernah sudi jika darahnya ditoreh darah dari keluarga lain, sekalipun keluarga itu bangsawan kelas atas.
Apakah Anathama bisa dihancurkan?
Apakah tradisi gila yang turun temurun itu bisa dilengserkan?