Kau Milikku... (BL)End

Kau Milikku... (BL)End

  • WpView
    Reads 5,792
  • WpVote
    Votes 250
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 8, 2025
Hidup yang menyedihkan semenjak orang tua berpisah, membuat semua kenangan yang dulu di dapatkan sekarang telah usai. Menceritakan hidup seorang pemuda bernama Ranza Raditya, yang dulunya adalah anak broken home yang hidup dalam topeng. Hingga berkat teman teman nya yang pengertian padanya ia jadi tak kesepian. Hingga seorang murid baru datang, membuat cerita baru dalam takdir Ranza, membuatnya mengetahui banyak hal yang ia tak ketahui. Bahkan jati dirinya yang ia tak tau pun akhirnya ia mengetahui nya, cinta terlarang terjadi diantara mereka. Apakah ini akan berjalan dengan baik?.. Hanya cerita fiksi!! Peringatan!!: Novel ini adalah novel pertama yang Author buat, jadi jika kalian ingin membacanya tolong maafkan alurnya yang ngga jelas dan typing nya yang aneh.
Public Domain
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE SECOND ENDING [END]
  • Tree Story
  • ✵TRANSMIGRASI WILLIAM✵✓
  • ~Alluring Holy Blood~
  • ALTERITY : Jiwa Yang Tak Sama ( Seri 1✅, 2 ✅, 3 ⏳)
  • 𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]

[FIRST STORY] Setelah semua ketidakbergunaanku di kehidupan sebelumnya, aku terlempar ke dunia asing akibat menolong anak tetangga yang berniat bunuh diri. Dan dunia itu adalah dunia dari novel yang kebetulan kubaca sambil berlinang air mata selama seminggu penuh. Ini menyebalkan. Novel romansa itu dipenuhi perang dan darah, belum lagi karakter favoritku harus terbunuh karena perannya sebagai ratu diambil alih oleh gadis yang datang dari dunia lain. Putra mahkota yang akan jadi kaisar di masa depan juga bertindak sebagai tokoh utama yang menyebalkan. Dunia dengan stratifikasi sosial yang kejam. Meski hidup kembali sebagai tokoh anonim, setidaknya sesekali aku harus bisa mengumpat untuk putra mahkota sebelum kepalaku dipenggal. Harusnya sederhana tapi benang takdir yang rumit menghubungkanku dengan banyak peristiwa. Ah, aku merindukan waktu untuk malas-malasan sekarang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines