Bawa Aku Pulang

Bawa Aku Pulang

  • WpView
    LECTURAS 72
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, nov 4, 2024
Orang-orang bilang, kalau kamu beruntung di keluarga dan pertemanan, maka kamu ga akan beruntung di urusan percintaan. Jika kamu beruntung di pertemanan dan percintaan, maka kamu ga beruntung di kekeluargaan. Dan yang terakhir, jika kamu beruntung di keluarga dan percintaan, kamu ga akan beruntung di pertemanan. Namun, ada pula orang yang sempurna di semua hal itu. Mereka adalah orang-orang yang paling bahagia dan tentu saja orang-orang pilihan Tuhan. Tapi, bagaimana jika ada orang yang bahkan tidak beruntung dalam urusan apapun? Keluarga, pertemanan, dan percintaan... Semuanya hancur. Apakah mereka orang-orang yang gagal? Atau mereka justru juga termasuk sebagai orang-orang pilihan Tuhan untuk bisa menjadi lebih kuat?
Todos los derechos reservados
#40
penerbitpss
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • Daisy [COMPLETED]
  • Ara
  • Apa Itu Cinta? (Completed)
  • My House Isn't My Home
  • Tomboyish Girl [Proses Penerbitan]
  • [End] Perfectly Imperfect
  • Raina Story
  • Belenggu Di Ujung Lara (terbit)
  • ABOUT LIFE

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido