Lautan Tanpa Suara

Lautan Tanpa Suara

  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 23, 2024
Selena Lestari, seorang siswi kelas 11 di Bandung, menjalani hari-harinya dengan rasa kesepian yang tak pernah hilang. Meskipun tinggal bersama kedua orang tuanya, kehadiran mereka terasa hampa, seolah tidak ada ikatan emosional yang tersisa. Kesepian Selena bukan hanya tentang tidak ada teman di sekitarnya, melainkan rasa kehilangan dan kekosongan yang selalu menghantui. Di tengah perjuangannya memahami perasaannya sendiri, Selena bertemu dengan Aditya Aryasatya, seorang pemuda yang juga membawa luka batin yang mendalam. Keduanya terikat oleh benang merah kesepian yang serupa, meskipun mereka mengekspresikannya dengan cara yang berbeda. Seiring hubungan mereka semakin dalam, Selena mulai menyadari bahwa terkadang, luka terbesar tidak terlihat dari luar. Bersama-sama, mereka menempuh perjalanan mencari makna kebersamaan di tengah rasa kehilangan, dan menghadapi kenyataan pahit yang mungkin tidak bisa mereka hindari. Apakah mereka bisa saling menyembuhkan, ataukah justru kesepian itu yang akan menelan mereka berdua?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DI HARI KELULUSAN
  • Heartbeat Trauma
  • tatapan pertama di pojok kelas
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • The Choice
  • Embrace again, Arnan
  • Melangkah Tanpa Ragu
  • Sketsa Rasa

Ayyara Geandra, seorang gadis remaja yang hidup di tengah rutinitas sehari-hari, tak pernah menyangka bahwa hari-hari terakhirnya di bangku sekolah akan penuh dengan perasaan yang tak terduga. Di detik-detik menjelang kelulusan, sebuah pertemuan tak sengaja dengan Aziel, seorang kakak tingkat yang selalu tampak tenang dan penuh misteri, mengubah segalanya. Di antara hiruk-pikuk ujian dan persiapan kelulusan, Ayyara mulai menyadari bahwa perasaannya terhadap Aziel berkembang lebih dari sekadar rasa kagum. Senyum tipis Aziel, tatapan matanya yang penuh kedamaian, serta setiap momen singkat yang mereka bagikan, menciptakan sebuah kisah cinta yang datang begitu tiba-tiba namun penuh makna. Namun, saat detik-detik kelulusan semakin dekat, Ayyara dihadapkan pada kenyataan bahwa waktu mereka bersama sangat terbatas. Ditambah lagi dengan kenyataan bahwa Aziel harus melanjutkan hidupnya di luar kota setelah kelulusan, Ayyara harus memutuskan apakah ia siap menghadapi perasaan yang tumbuh begitu cepat ataukah ia akan membiarkannya berlalu begitu saja. Bergulirnya kisah ini membawa Ayyara pada perjalanan penuh liku, antara perasaan pertama kali jatuh cinta, persahabatan yang menguatkan, dan pilihan sulit yang harus diambil. "Senyuman di Lorong Sekolah" adalah sebuah kisah tentang bagaimana cinta bisa datang dengan cara yang tak terduga, tentang berani mencintai meski ada ketidakpastian, dan tentang mengakui perasaan yang datang di detik-detik kelulusan yang penuh kenangan. Cerita ini bukan hanya kisah cinta biasa, tetapi juga perjalanan menemukan diri, di mana setiap detik mengajarkan kita tentang keberanian untuk mencintai dan melepaskan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines