Poetry and Paint

Poetry and Paint

  • WpView
    Membaca 13
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Sep 5, 2025
Langit yang cerah dengan awan awan putihnya yang mengepul membuat bentuk aneka ragam. Dataran yang luas berwarna hijau dengan rumput rumputnya yang mengalun perlahan diterpa angin. Jauh dibawah pohon bantaran sana, Perempuan dengan gaun putihnya, menggenggam kuas kecil, sesekali tangannya bersandar di dagu, tampak berfikir, hal apa yang harus ia lukis kali ini. Tanpa sengaja laki laki mengenakan atasan kemeja putih dan celana jeans coklat susu yang begitu netral. Laki laki itu sedang duduk dengan kucing yang setia disampingnya, menghadap ke langit, menikmati suasana yang damai. Tangan Perempuan itu lihai menyoret canvas yang masih kosong, selang beberapa menit akhirnya hasil lukisan tangannya selesai, tidak begitu buruk karena ia harus mengejar waktu, tidak tau kapan laki laki itu akan pergi. Ternyata sampai ia selesai pun Laki laki itu tetap pada posisinya. Perempuan itu tidak memperdulikannya, ia membawa pulang canvas itu dan di simpan dengan baik di ruangannya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#310
trending
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Seribu Kisah | | GORESAN PESAN [COMPLETED]
  • GRIZLEN {On Going}
  • ❲END❳ TRAPPED IN A HAREM NOVEL
  • Tyllie {END}
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Gus Zayn : Langit Biru di Yogyakarta
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Visual Penggerak Pena [Kumcer]

WARMING !! • FOLLOW AKUN AUTHOR • VOTE, KOMENTAR, DAN TAMBAHKAN KE DAFTAR BACAAN🎉 Bagaimana jika kalian terjerat dalam dunia fantasi cerita pendek?? Melewati bertapak jalan, meliku-liku, dan mencari sebuah pelita untuk dapat terbebas dari kekangan masalah. Cobaan, ujian, pujian, dan hikmah itu sudah merangkap jadi satu alur yang tak pernah terputuskan dan selalu berkaitan. Luna, terjebak galau yang merana. Menanti si mantan yang jauh di sana. Kesehariannya hanya dihantui rasa rindu berkalut. Sampai akhir, si mantan datang kembali dan . . . . . Adit, seorang anak yang tegar. Rela menjadi kepala keluarga yang hanya terdiri dari dua anggota keluarga. Ia sendiri dan adiknya. Dia memang miskin. Tapi, tak selalu miskin itu diibaratkan kekurangan. Tapi, ia menjadikan kekurangannya itu sebagai kelebihan. Sampai akhir, Adit menerima sebuah penghargaan yang tak ia bayangkan sebelumnya . . . . . . Pamali?? Sebuah kepercayaan orang terdahulu yang masih saja mengalir deras sampai saat ini. Orang jahil dan keras kepala itu ada di planet bumi lo. Yang menentang pamali dan akhirnya, itu semua hanya kebetulan saja, yang disangkut-pautkan dengan pamali. Penasaran dengan part lainnya? Ayo mampir . . .:) Cover terlihat sederhana? Isinya istimewa😍 Bisa menemani keseharian Anda di waktu pandemi covid-19 Follow dulu, buka dan baca, lalu vote, kemudian komentar;) Salam Cahaya Venus . . . Silent Readers;) HARGAI KARYA ANAK BANGSA🤗

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan