Sajak Tak Berujung

Sajak Tak Berujung

  • WpView
    Reads 240
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 5, 2025
WpInfo
Poetry
Siapa pemilik sajak-sajak itu sebetulnya? Ini adalah kumpulan sajak-sajak yang disembunyikan. Dan kamu berkesempatan untuk membaca sajak yang sudah dituliskan. Selamat datang di dalam sajak-sajak tak berujung. - an
All Rights Reserved
#192
aku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • Amelia
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah
  • CERPEN (END)
  • Infinity
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • ZEEDIEN  [End]
  • TENTANG RASA
  • [END] Blind Rainbow

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia, gadis dengan senyum selebar cakrawala, yang tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur,"

More details
WpActionLinkContent Guidelines