Koleksi Puisi

Koleksi Puisi

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 25, 2024
WpInfo
Poetry
Dalam kumpulan puisi ini, penulis menggali jauh ke dalam lubuk hatinya, menyuarakan apa yang selama ini terpendam di dasar jiwa. Setiap bait adalah pantulan rasa, luka, dan kerinduan yang tak terucap. Penulis mencurahkan kekecewaan, kesunyian, serta trauma yang sering tersembunyi di balik senyuman dan diam. Melalui baris-baris yang penuh dengan emosi, dia menghidupkan perjalanan batin yang tak terlihat oleh mata, namun terasa oleh hati. Puisi-puisi ini bukan sekadar kata-kata, tetapi jeritan sunyi dari jiwa yang pernah terluka, yang mencari kedamaian dalam diam. Setiap helaian membawa pembaca ke dalam dunia perasaan yang rapuh namun penuh makna-sebuah cerminan jiwa manusia yang sering kali terpaksa bersembunyi di balik keheningan. Ini adalah suara seorang yang berani untuk diam, namun di dalam diam itu terdapat ribuan cerita yang ingin disampaikan.
All Rights Reserved
#3
kekecewaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gerimis Semalam
  •  Puisi Si Bisu. (Completed)
  • Takdir Cinta Kita
  • FREEDOM | KEBEBASAN [✓]
  • Mira Edora
  • Cinta Tak Setaraf [ C ]
  • Bawah Langit Yang Sama [C]
  • BISIKAN (Completed)

Di sebuah pejabat yang sibuk di tengah kota, dua jiwa bertemu-Aira dan Rizal. Mereka bukan sekadar rakan sekerja, tetapi sahabat yang saling memahami. Setiap hari, gelak tawa mereka mengisi ruang pejabat, mencipta kenangan yang menjadi saksi ikatan persahabatan yang sukar ditafsir dengan kata-kata. Namun, takdir sering punya aturan sendiri. Saat hujan pertama turun di penghujung Disember, Aira mula jatuh sakit. Apa yang disangka hanya keletihan biasa berubah menjadi sesuatu yang lebih berat. Rizal, yang selama ini menjadi penyokong setianya, kini hanya mampu melihat sahabat baiknya perlahan-lahan dijemput takdir. Dan pada suatu malam yang dingin, ketika gerimis turun membasahi jendela, Aira pergi selamanya. Rizal ditinggalkan dengan kenangan-senyumannya, suaranya, setiap detik kebersamaan yang kini hanya tinggal bayangan. Dalam kehilangan itu, Rizal mengerti bahawa sesetengah kenangan tidak akan pernah pudar, seperti gerimis yang datang tanpa dipinta, membasahi hati yang luka. Diiringi lagu Gerimis Semalam, setiap bait lirik terasa seperti kisahnya sendiri-kesedihan yang tidak mampu diungkapkan, perasaan kehilangan yang mencengkam, dan kenangan yang selamanya terpatri dalam hati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines