Dalam kumpulan puisi ini, penulis menggali jauh ke dalam lubuk hatinya, menyuarakan apa yang selama ini terpendam di dasar jiwa. Setiap bait adalah pantulan rasa, luka, dan kerinduan yang tak terucap. Penulis mencurahkan kekecewaan, kesunyian, serta trauma yang sering tersembunyi di balik senyuman dan diam. Melalui baris-baris yang penuh dengan emosi, dia menghidupkan perjalanan batin yang tak terlihat oleh mata, namun terasa oleh hati.
Puisi-puisi ini bukan sekadar kata-kata, tetapi jeritan sunyi dari jiwa yang pernah terluka, yang mencari kedamaian dalam diam. Setiap helaian membawa pembaca ke dalam dunia perasaan yang rapuh namun penuh makna-sebuah cerminan jiwa manusia yang sering kali terpaksa bersembunyi di balik keheningan.
Ini adalah suara seorang yang berani untuk diam, namun di dalam diam itu terdapat ribuan cerita yang ingin disampaikan.
sinopsis? tiada penceritaan yang khusus tentang karya ini. pengakhiran yang indah atau cela? aku juga tidak tahu naskah ini akan berakhir bagaimana, jadi nikmati saja. Menurut dia sudah habis, tapi tidak bagi aku.