Marriage With Benefits

Marriage With Benefits

  • WpView
    Reads 810
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 4, 2025
Demi menghindari perjodohannya, terpaksa Ghania Shayk Hilmar berpura-pura untuk memiliki pacar. Berencana- membawa partner One Night Stand-nya untuk menemui keluarganya agar dirinya tak lagi dijodohkan oleh lelaki pilihan ayahnya. Bukan anti untuk menikah. Hanya saja, Ghania masih merasa ingin bebas untuk berpergian-kesana kemari. Tak harus memikirkan drama rumah tangganya seperti teman seusianya. Namun, kegagalan pun datang, ketika Ghania menyadari sosok lelaki satu malamnya, yaitu calon suaminya sendiri. "Mas, bukannya enggak mau saya ajak untuk menemui keluarga saya, ya?" Ghania memicingkan matanya ketika menyadari sosok lelaki yang tiba-tiba saja duduk di seberangnya. "Oliver Atma Gallardo." lelaki itu merentangkan tangannya- tepat di hadapan Ghania. "Cowok yang akan dikenalkan ke papamu. Hmmm...Lebih tepatnya, calon suamimu."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Man
  • Dark Love: Evanesce (On Going)
  • RAKHANA [END] 🔞
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • Kemakan Sumpah Mantan (TAMAT)
  • Crazy Wifey [COMPLETED]
  • The Ducibella 【End】
  • playlist (completed)
The Man

WARNING !! Cerita ini bakal bikin kamu salting brutal dan senyam senyum sendiri!!! *Short Chapter Warning* - - - "Aku gak percaya kalau kamu cuma pernah pacaran saat kamu SMA." gumam Lili seraya menatap pria tampan didepannya, Atlas. "Kenapa gak percaya?" tanya Atlas. "Well... you sounds like a pro." jawab Lili dengan senyum jahilnya. "Im a pro? of what?" tanya pria itu seakan sengaja ingin mendengar jawaban Lili. "Dalam hal menggoda dan meluluhkan hati wanita. Kamu ahlinya." jelas Lili. Berharap Atlas akan mengerti perkataannya. Mendengarnya membuat Atlas tertawa. Dari tempatnya berdiri, Lili bisa melihat telinga pria itu memerah seakan menahan malu. Hal itu mengundang senyuman di wajahnya. "Jadi kamu sudah tergoda sekarang?" tanya Atlas lagi dengan jahil yang membuat pipi Lili bersemu. "Eh?" respon Lili sekenanya. Benar - benar bingung harus menjawab apa karena harus berhadapan dengan pria semenarik Atlas ini. "Kalau kamu penasaran tentangku, why dont we get to know each others? cause im curious about you too." ucap Atlas dengan kharisma yang meledak - ledak. Rasanya Lili ingin langsung pulang saja dan kabur dari sini. Wajahnya pasti sudah semerah tomat sekarang. Mungkin sekarang Lili benar - benar terlihat seperti orang linglung dimata Atlas, karena yang bisa ia katakan untuk menjawab itu hanyalah, "Shall we?" "Yes, we shall." jawab Atlas tanpa ragu. 🎖️#16 in Roman (13-10-2024) 🎖️#26 in Roman (29-06-2025) 🎖️#57 in Romansa (11-01-2026) 🎖️#43 in Romansa (14-01-2026)

More details
WpActionLinkContent Guidelines