Marriage With Benefits

Marriage With Benefits

  • WpView
    Reads 810
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 4, 2025
Demi menghindari perjodohannya, terpaksa Ghania Shayk Hilmar berpura-pura untuk memiliki pacar. Berencana- membawa partner One Night Stand-nya untuk menemui keluarganya agar dirinya tak lagi dijodohkan oleh lelaki pilihan ayahnya. Bukan anti untuk menikah. Hanya saja, Ghania masih merasa ingin bebas untuk berpergian-kesana kemari. Tak harus memikirkan drama rumah tangganya seperti teman seusianya. Namun, kegagalan pun datang, ketika Ghania menyadari sosok lelaki satu malamnya, yaitu calon suaminya sendiri. "Mas, bukannya enggak mau saya ajak untuk menemui keluarga saya, ya?" Ghania memicingkan matanya ketika menyadari sosok lelaki yang tiba-tiba saja duduk di seberangnya. "Oliver Atma Gallardo." lelaki itu merentangkan tangannya- tepat di hadapan Ghania. "Cowok yang akan dikenalkan ke papamu. Hmmm...Lebih tepatnya, calon suamimu."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • playlist (completed)
  • The Ducibella 【End】
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • Kemakan Sumpah Mantan (TAMAT)
  • Crazy Wifey [COMPLETED]
  • Dark Love: Evanesce (On Going)
  • RAKHANA [END] 🔞
  • The Man

Sejak kecil Maya Hanggini suka pesta pernikahan. Ia suka dekorasinya yang cantik, bunga-bunga yang ditata dengan menawan, gaun pengantin yang seperti baju putri di negeri dongeng, dan kecupan di altar yang seperti sebuah happy ending di kisah fairytale. Oleh karena itu, sejak umur sepuluh tahun Maya becita-cita menjadi seorang wedding organizer. Dari Senin sampai Minggu gadis itu selalu mengurus pesta pernikahan. Namun, ia sama sekali tidak tertarik untuk menikah. Hatinya sudah lama hancur. Hatinya sudah lama beku, ia mati rasa. Sejak Leo meninggalkannya dan memutuskan untuk menikahi sahabatnya, ia memutuskan untuk berhenti jatuh cinta. Bukan karena ia masih mencintai mantannya, tapi hatinya begitu terluka sampai sakitnya-membuat ia memutuskan untuk membunuh perasaannya sendiri. Namun, katanya; dua hati yang terluka bisa saling menyembuhkan satu sama lain. Selama sepuluh tahun terakhir Sergio Darmawan hanya mencintai seorang wanita. Ia hanya pernah sekali jatuh cinta, lalu juga harus membunuh sendiri perasaannya. Ia begitu terluka, hingga tidak tahu apakah ia bisa jatuh cinta lagi. Takdir membuat dua orang yang terluka ini berjumpa. Nggak ada yang namanya kebetulan. Semua terjadi karena sebuah alasan. Namun, ternyata luka dan trauma masih menang dan tak mau kalah. Ada cinta yang menyala-nyala, namun harus mati saat itu juga. Karena luka masa lalu terus menggerogoti seperti kulit kedua.

More details
WpActionLinkContent Guidelines