Infinity [Terbit]

Infinity [Terbit]

  • WpView
    Reads 321
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Fri, Jun 27, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Sebagian part dihapus ~Kisah lain dari BagasKara~ Infinity : Tak terbatas "Cinta boleh tak terbatas, tetapi cinta tak selalu harus saling memiliki." *** Seperti pepatah yang mengatakan, tidak ada yang abadi selama kaki masih berpijak di atas bentala. Semua ada waktunya, dan tiap porsinya sudah ditentukan oleh yang di atas. Sesuai tidak sesuai dengan ekspektasi, waktu akan terus berjalan dan roda kehidupan akan terus berputar. Bagas dan Kara, dua insan berbeda keyakinan, entah garis takdir seperti apa yang direncanakan semesta hingga mempertemukan mereka dan diberi kesempatan untuk saling mencintai. Jalinan kisah asmara dari masa putih abu terpaksa kandas di pertengahan jalan oleh orang ketiga. Sejak hari kelulusan kala itu, Bagas merasa semua telah berbeda. Kara membentang jarak sejauh mungkin hingga Bagas kesulitan untuk menggapainya. *** Event song series yang diselenggarakan oleh penerbit Book Office. Novelet ini terinspirasi dari lagu "Tak Selalu Memiliki" yang dipopulerkan oleh Lyodra [Unpublish sebagian part]
All Rights Reserved
#1
bookoffice
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Never Be The Same
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Takdir cinta DARA (Completed)
  • Relationships ~| C.I.N.T.A [COMPLETED]✔
  • Missing You in the Middle of Lies (end) - Revisi
  • AZALEA
  • Datang & Pergi
  • Haruskah Aku Bertahan?
  • EverLasting Love [TAMAT]

Aku dan kau, kita adalah dua bintang di galaksi yang sama, namun berada pada orbit yang tak pernah berpotongan. Kita bersinar di langit yang sama, berbagi malam yang sama, tetapi tak pernah bisa saling menyentuh. Alasya dan Rey, dua jiwa yang tersesat di antara perasaan dan takdir yang tak bisa mereka kendalikan. Setiap detik di antara mereka adalah ketidakpastian, seakan senja selalu berhenti pada titik di mana mereka bisa bertemu, tetapi tak bisa bersatu. Bagi Alasya, cinta adalah perasaan yang hadir tanpa diminta, namun selalu berakhir dengan pengorbanan. Sedangkan bagi Rey, cinta adalah mimpi yang ingin ia genggam, tetapi selalu lepas seperti pasir di sela jemari. Suatu hari, Rey berbisik, "Aku mencintaimu." Tapi apakah kata itu cukup? Apakah satu kata mampu menghapus segala jarak di antara mereka? Mampukah kata itu mengubah takdir mereka? Alasya dan Rey harus memilih: bertahan dalam keheningan yang aman atau melawan takdir, meski tak ada jaminan akan bahagia. Akankah mereka berani mengubah garis hidup yang telah dituliskan, atau justru membiarkan perasaan mereka menjadi kenangan senja yang tak sempurna?

More details
WpActionLinkContent Guidelines