CPKK
  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 24, 2024
Kisah ini menggambarkan bagaimana ikatan tak terduga dan kenangan masa lalu dapat mempengaruhi hubungan di masa kini. Di tengah perasaan yang rumit, Anya, Ben, dan Candra harus menemukan cara untuk mengatasi cinta segitiga ini sambil menghormati hubungan dan kenangan satu sama lain. Red String Theory
All Rights Reserved
#109
belanda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • STROBERI DAN KOPI
  • Di Antara Simpul yang Tak Terlihat
  • Disguise : The Sapphire Heart  [COMPLETED]
  • Red Thread Of Destiny
  • Merekat Retak
  • Closer
  • The Red String
  • Dalam Diam Aku Menyimpanmu (Sebelum Kita Pernah Jadi Apa - Apa)
  • Red String Theory

[Season kedua dari : Do you remember your first cup of coffee] Bahwasanya setelah patah dan hancur lebur bersama kehilangan bertubi-tubi yang ia rasakan di masa lalu, sebuah luka amat besar masih menghuni hatinya. Medhya sadar bahwa hatinya tak siap menerima lelaki lain hingga ia menolak lamaran Akbarra Hadinata, yang bertahun-tahun menunggunya dengan sabar. Lalu, bagaimana bisa insiden penolakan itu justru berujung dengan pertemuan yang tidak terduga? Medhya tidak tahu, ini disebut karma atau kutukan. Yang manapun itu, sama-sama tidak menyenangkan. Sebab, ketika masa lalu yang menyedihkan itu datang, satu persatu luka Medhya yang telah sembuh kembali berlubang. Semuanya berantakan. Pertanyaannya, jika dulu lelaki itu menghancurkannya sedemikian rupa, apakah kali ini ia mampu menebus kesalahannya ; seperti apa yang ia janjikan? Atau justru, Medhya akan hancur lagi, lebih parah dari empat tahun lalu? "Sudah cukup main-mainnya. Sekarang, saatnya kamu kembali denganku, Zaline." Sialnya, Medhya masih berdebar-debar ketika menatap matanya yang kebiruan. Hati Medhya masih mendamba lelaki itu dengan sangat. Petaka. Benar-benar petaka. ❗Warning : bab 57-60 sudah dihapus. Bisa dibaca di karyakarsa jika berkenan. Terimakasih 🙏

More details
WpActionLinkContent Guidelines