Lelaki Saturnus

Lelaki Saturnus

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 13, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Semakin aku mencoba untuk membencimu semakin aku tersiksa karena rindu. Sesekali lihatlah ke arahku, mungkin kamu akan berhenti mengungkit lukamu ketika tahu keadaanku. Sesekali datanglah padaku, tanyakan apakah aku baik-baik saja mungkin kamu akan berhenti merasa yang tersakiti. Sekali saja, apa pernah kamu peduli? Kiona mengetik pada sebuah laptop, tidak terasa kini sudah hampir setahun lamanya dia selalu menjadikan orang yang dia rindu sebagai objek tulisan semu. Entah sampai bab atau judul keberapa dia akan terus berlanjut. Sementara waktu berputar lambat, dalam perjalanan diiringi rasa ketidak percayaan dalam hidup, perjalanan sang pujangga yang amat sedih, tertaut perjalanan cinta yang berliku, sepi Kiona kini dalam alunan waktu yang panjang. Di hari itu Kiona bertemu dengan seorang yang bisa membuatku terpaku dalam tatapan raut wajah yang tidak asing. Arfan si lelaki Saturnus yang kini hanya dalam kenangan. bagaimana kelanjutannya jangan lupa mampir terus ya.
All Rights Reserved
#13
nubar25harispsemarang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 2 Reflection  ✔️
  • Jaki Chen ft TNF
  • Angel
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • you are mine || rioncaine [END]
  • OMEGA (markhyuck) [END]
  • Give Me Your HUG(END)✅

'People come and go' sebuah kalimat sederhana, namun menyimpan segudang makna. Kadang, kita tak bisa memaksa siapa pun untuk tetap tinggal. Kadang, semesta perlahan menarik mereka menjauh, meski hati kita memohon agar mereka tetap di sini. Tapi.... Akankah cinta kita bertahan? Akankah cinta ini terus hidup, bahkan hingga maut memisahkan kita? Percayalah, tak ada seorang pun yang benar-benar mencintai momen perpisahan. Setiap perpisahan selalu membawa luka, selalu meninggalkan sepi. Kau tau? Hal paling menyakitkan dari sebuah perpisahan bukanlah sekadar kehilangan, melainkan kenangan berupa serpihan momen indah yang pernah diukir bersama. Ia tak mati, justru hidup di tiap sudut pikiran, membunuh perlahan kewarasan, meremuk remuk hati yang telah renta oleh rindu, melahap tanpa ampun jiwa-jiwa yang rapuh, meninggalkan raga yang tergolek pasrah di altar sunyi penantian tanpa ujung. Namun, kita sudah berjanji kan? Kita akan tetap berjalan beriringan, meski badai mencoba memisahkan, meski waktu perlahan memudarkan, meski dunia perlahan melupakan. Dan bila kelak akhir itu datang, biarlah aku tetap menggenggam tanganmu, dalam sunyi, dalam gelap, hingga hanya detak terakhir menjadi saksi, bahwa cinta kita tak pernah mati. ••••• Start : 1 Juni 2025 Finish : By Tres Alas

More details
WpActionLinkContent Guidelines