We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Love at 15.000 Km

Love at 15.000 Km

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 11, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Sakit hati membawa Fira melintasi jarak 15.000 kilometer dari Indonesia ke Negeri Paman Sam. Ia ingin melarikan diri sejauh-jauhnya. Karena keputusan sesaat itulah, ia lupa bahwa sekarang ia adalah kaum minoritas yang sering disebut dengan "gadis berwajah oriental" yang seringkali ditindas. Ia harus berhadapan dengan sebuah geng berkuasa dalam kelas yang dipimpin oleh Adison Blake, si pria lengan bertato yang dari raut wajahnya saja sudah bisa Fira tebak kelakuannya. Seperti apa kisah hidupnya di sana? dan bagaimana caranya melewati gangguan orang-orang di sekeliling, terutama oleh geng Addy? FYI: Ini cerita fiksi, yah. Semua karakter nggak nyata. Latar belakangnya di Indonesia dan Amerika Serikat, tapi ada beberapa tempat yang aku bikin sesuai imajinasi aja, karena aku belum pernah ke sana jadi nggak tahu persis keadaan di sana 🥰 Nggak ada maksud membodohi atau menipu pihak manapun, ya ....
All Rights Reserved
#956
hate
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENNIES
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • About kevin (End)✅
  • Markxelio
  • ALTERIO
  • Pak mayor, I love you!
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Mari Kita Berdamai dengan Luka  (TAMAT)
DENNIES

[⚠️FOLLOW dulu sebelum membaca] Author: yakin mau baca? Udah siapin tissu?😌 ~~ 'Tentang dia, yang diamnya menyimpan banyak luka'. Kata ibu, sebagai seorang lelaki, Dennies harus bisa hidup mandiri, hidup keras merupakan hal lumrah yang dialami setiap orang. Hingga pada saat hal itu benar-benar terjadi, saat kerasnya hidup itu datang berhadapan langsung dengan Dennies, setidaknya Dennies tahu, bahwa ia bukanlah satu-satunya orang yang terpukul atas itu. Semuanya telah Dennies lalui seorang diri, mengarungi kerasnya arus hidup yang kadang memberinya badai, membuatnya jatuh, dan bukan hanya sekali ia terbentur akan kenyataan pahit yang harus ia terima. Tapi, Dennies kuat. Ini tentang Dennies, pemuda yang menjadi realisasi nyata dari pepatah, don't see a book by the cover. Pemuda yang menyimpan sejuta luka yang ia balut dalam diamnya, pemuda yang menyembunyikan kecewa yang tak terhitung jumlahnya, dan pemuda yang selalu berdiri kokoh bahkan disaat badai itu kembali menerjangnya. "Jadilah seperti pohon, yang tetap berdiri kokoh, meski angin berkali-kali menerjangnya." Namun sekokoh-kokohnya pohon, bukankah ia bisa tumbang juga saat angin yang terlalu besar menerjangnya? Dan Dennies, mampukan ia untuk tetap kokoh saat ujian itu lagi dan lagi datang menerjangnya dengan tanpa ampun?

More details
WpActionLinkContent Guidelines