Bintang Di Langit Malam [ END ]

Bintang Di Langit Malam [ END ]

  • WpView
    Reads 418
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 6, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Kehilangan adalah bahasa paling sunyi dari cinta. Dan ketika cinta itu pergi untuk selamanya, yang tertinggal hanyalah luka yang perlahan menggerogoti jiwa. Di usia yang terlalu muda untuk memahami duka, Clara Avira Bellini harus menerima kenyataan paling pahit-kehilangan Mama, salah satu rumah yang pernah ia miliki. Sejak hari itu, dunia Clara tak lagi sama. Senyum menjadi kenangan, tawa terasa asing, dan setiap langkahnya dipenuhi kehampaan yang tak mampu ia jelaskan. "Clara butuh Mama. Kenapa Mama pergi?" Pertanyaan itu terus berputar di kepalanya, menghantui hari-hari yang terasa semakin gelap. Di tengah kesedihan yang menyesakkan, Clara terjebak antara kenangan dan rasa kehilangan yang belum siap ia lepaskan. Namun di balik duka, selalu ada kemungkinan akan sebuah cahaya-sekecil apa pun itu. Akankah Clara menemukan harapan di tengah puing-puing hatinya yang hancur? Ataukah kehilangan ini akan memadamkan cahaya hidupnya untuk selamanya?
All Rights Reserved
#269
perjuanganhidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Belum Siap Dewasa {HIATUS}
  • Antara Dendam dan Cinta
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Antara Aksara dan Kata
  • Being A Stupid Stepmother [END]
  • Restu Yang Tertinggal

[REVISI ULANG] "Berawal dari luka kecil hingga luka besar, selalu disimpan sendirian." Clara Mandira Tamarya adalah gadis cantik dan pintar, gadis yang malang. Clara, gadis pintar yang cantik itu selalu dituntut untuk selalu mendapatkan nilai sempurna. Ia juga memiliki banyak sahabat yang selalu menemaninya dikala sendirian. Bella Putri Mahendra, ialah sahabat Clara sejak kecil dan gadis itu memiliki kakak laki-laki yang umurnya tidak jauh dengannya, hanya berjarak satu tahun lebih tua. Rafael Putra Mahendra, namanya. Laki-laki itu juga sahabat Clara dan juga kakak dari Bella. Mereka kakak beradik yang tidak terlihat mirip dan tidak kembar. Melainkan, mereka juga kadang akur kadang berantem, tiada hari tanpa gelut bagi keduanya dan mereka juga sulit dipisahkan karena mereka saling menempel terus-menerus. "Rasa sakit yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata." - Lemonviaaa, Aku Belum Siap Dewasa. Tuntutan yang Pratama kasih pada Clara hanya membuatnya semakin tertekan dan lelah. Gadis itu sering dapati pukulan dari Pratama jika nilainya turun atau kurang sesuai ekspektasi nya. ___________ "S-sakit Pa," lirih Clara, tubuhnya dipenuhi luka karena dipukuli oleh Pratama. "A-ampun p-pa, a-aku janji bakal perbaiki nilaiku yang t-turun," ujarnya Dangan nada lirih kesakitan. "Papa nggak akan ampuni kamu kalau kamu nurut sama papa!! Atau Papa akan pukul kamu lebih dari ini!?" ____________ "Dasar nggak guna!!" "Kalian sama-sama lemah!! Nyesal saya nikah sama kamu dan ngelahirin kamu juga!!" ____________ "Maafin gue enggak bisa ungkapin semuanya ke kalian," gumamnya. _________________________________ Rank🎖️ #1. Pertekaian #1. Persahabatan #1. Permasalahan #2. Keluarga #2. Teman

More details
WpActionLinkContent Guidelines