Ejen Zass x readers [Ejen ali]

Ejen Zass x readers [Ejen ali]

  • WpView
    Leituras 124
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, out 27, 2024
Halooo Di pagi hari,jam 06.27 Seorang Gadis berumur 12 tahun ingin melintasi zebra cross tapi tiba tiba ia tertabrak mobil Saat ia tertabrak,Muncullah suara dari hp nya yg menampilkan Ejen ali Season 2 part 1... Dan itu ialah [Name] Dan saat bangun,[Name] menyadari bahwa ia di kamar saat itu ia langsung ke lantai pertama Ia melihat sebuah catatan catatan itu bertuliskan "[Full Name] aku adalah malaikat yg membawamu ke dimensi ini ini adalah dimensi Ejen ali Hari ini adalah hari pertama mu ke sekolah kekuatan mu ialah,Moonris(Moonlight iris ),cahaya,kegelapan,ice, Cristal,Dan Teleportasi Dan senjatamu adalah,Kunai,Kerambit,Katana,Sabit,Dan nanti akan ku beri tahu Selamat menikmati dunia baru mu wahai [Name]" Dan bagaimana kehidupan name ?
Todos os Direitos Reservados
#510
ejenali
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • (Kenapa Engkau Membenciku?) Revisi!!
  • Lakuna [ejen ali x readers  X ? ] Slow Up
  • Zass × Readers
  • Ejen Ali Fanfiction
  •  GRUP CHAT (EJENALI)√√
  • ||~my possessive boyfriend~|| [ejen Rudy x reader] (complete)
  • LOVE MISSION (END)
  • « Re;Advanced Fantasy » Vol.2: U.N. Fair Vampire Girl

"Iya sih, enggak penting juga. Enggak ada hubungan juga sama gue, cukup tahu aja," Mince mengambil tisu lalu mengusap air mata dan terkekeh. Ia hanyalah sebagian keryawan kecil di sini. "Udah jangan sedih lagi, nanti nyokap lo tambah sedih liat lo kayak gini," "Iya sih," "Makan yuk, udah jam 12 nih, gue laper," Dina menenangkan Mince. Mince menarik nafas menatap form form yang ada di atas meja, "Tapi kerjaan gue banyak," "Udahlah dikerjain nanti aja, lo harus makan dulu biar kuat," "Kuat ngapain?," "Kuat bercinta," timpal Dina. "Itu sih lo, bukan gue," Seketika Dina tertawa ia melirik Mince berdiri di sampingnya, "Bercinta itu asyik tau," "Ya asyiklah, kalau enggak asyik orang enggak mungkin bela-belain bulan madu sampai ke ujung dunia demi buat anak banyak-banyak," ucap Mince asal, melangkah keluar dari office. "Emang lo pernah ngerasain?," "Enggak," "Nanti kalau udah punya pacar dicoba aja," "Ogah," "Enak tau," "Ih apaan sih lo," "Gue pernah coba sama pacar gue, rasanya enak," "Ih ...," "Makanya cari cowok, biar bisa enak-enak," "Ih Dina !, lo apa-apaan sih cerita ginian," "Biar lo tau lah," "Asemmm," Tawa Dina kembali pecah, mereka berjalan menuju EDR. Ia senang melihat Mince kembali tertawa. Ia tahu bahwa wanita cantik ini begitu menyayangi ibunya lebih dari apapun. Sehingga rela menjual barang berharga miliknya demi pengobatan sang bunda. Ia sengaja berbicara seperti ini demi melihat tawa Mince.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo