Kosan Malapetaka

Kosan Malapetaka

  • WpView
    Reads 4,997
  • WpVote
    Votes 413
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 16, 2026
Malapetaka! Niat ngekos agar tidak capek-capek pulang pergi dari rumah malah berakhir seperti ini. Gimana nggak syok? Mendapati nama-nama mereka tertulis di sebuah kertas yang di temui Herzan di belakang kosan. Kalau cuma tulisan biasa sih nggak akan jadi masalah. Tapi ini bukan sekedar tulisan! "KITA HARUS CEPET-CEPET KELUAR DARI SINI! BAHAYA!" Marvel dkk tidak tahu harus apa selain membereskan barang-barang mereka dan pergi secepat kilat keluar dari kosan. Karena sumpah demi apapun ini taruhannya nyawa bukan panci gosong! "Tapi ini jam satu malem anjir! Yakin kita mau keluar sekarang? Kenapa nggak besok subuh aja?" "PEDULI SETAN! INI DEMI KESEJAHTERAAN KITA BERSAMA! LO NGGAK MAU BERAKHIR JADI KUNTILANAK KAN DISINI? MAKAKNYA AYO KELUAR SEKARANG!" Dari rumah berlantai dua yang penuh cerita cinta, cita, suka maupun duka lalu berakhir bencana.
All Rights Reserved
#174
aesdream
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Decoration of Seven Loves
  • MY LADDY BOSS  ||  HEERINA
  • Kemana Arah Pulang?
  • GRANDSON'S EYANG MUHSIN [ NCT DREAM] End
  • GEVRONZ
  • Berlian Kagastra
  • MY BOYFRIEND! || NOMIN-TIDAK DI LANJUTKAN LAGI.
  • It's Always Been You✔️

[Kisah baru 7 cucu Eyang Suro. Bisa dibaca dengan ataupun tanpa mengikuti cerita Terpaksa Mengejar Surga.] Setiap manusia punya cara untuk memperindah kehidupannya. Dengan mengabadikan setiap momen bahagia, berbagi canda dengan orang-orang kesayangan, membuat pesta kecil-kecilan, berburu senja sendirian, atau menciptakan mozaik doa lewat potongan-potongan luka. Sama seperti kalian, tujuh pemuda dalam kisah ini juga sedang mencari banyak cara untuk terus aman di tengah gurauan dunia yang kadang terasa berlebihan. Memilih untuk kembali mengudarakan tawa bersama sebagai obat pertama. Meributkan hal-hal tak berarti daripada pening memikirkan masalah seorang diri. Serta sibuk mendebatkan perkara recehan alih-alih sok bijak untuk menyambut baik satu takdir Tuhan. "Not her, but the bananas are my first love. God, thank you for creating this fruit." - Adyatama W. Arsaji - "Balikin iket rambut gue atau nggak ada sarapan hari ini." - D. Akmal Kenjiro - "Panggil kebo lagi, gue patahin leher lo." - Alfito Danar A - "Koko uwes, abang uwes, si bocil yo uwes. Target gue hari ini siapa lagi, yo?" - Senandika S. Bentala - "Siapapun tolong kasih gue pinjem baju. Kasihani gue, plis." - Anandatapa M. Raya - "Ada yang liat kaca mata item gue nggak? Stok masker gue kemaren di mana? Atau topi deh, gue pinjem bentar." - Nicola D. Alviananda - "Gue kangen banget sama si cantik. Dia lagi ngapain, ya?" - Ghifari I. Alvary - Decoration of Seven Loves moccamatha, 2024 #1 daylife [03-07-24] #3 heartwarming [28-06-24] © Hak Cipta Dilindungi oleh Allah SWT

More details
WpActionLinkContent Guidelines