Story cover for A Journey Back  by beruangkecil15
A Journey Back
  • WpView
    LECTURAS 126
  • WpVote
    Votos 28
  • WpPart
    Partes 7
  • WpView
    LECTURAS 126
  • WpVote
    Votos 28
  • WpPart
    Partes 7
Continúa, Has publicado oct 26, 2024
Helena gadis yang kehidupannya penuh dengan kerumitan, bahkan impian kecilnya itu tak pernah terwujud, betapa tertekan nya gadis itu, bahkan ia di paksa menikah dengan pria yang tak ia cintai atas dasar perjodohan kakeknya.

Pernikahan Helena tak menyenangkan, bahkan ia di selingkuhin oleh suaminya itu, walaupun begitu Helena selalu menghormati suaminya itu, bahkan Helena gadis itu selalu di hujat karena di anggap mandul, namun pada kenyataannya Helena tak mandul.

Helena selalu sabar berjalanin hidup nya itu, namun suatu hari Helena mengalami kecelakaan saat ia akan pergi pemotretan, Helena pun pasrah dengan takdir nya.

Namun takdir berkata lain, ia malah masuk kedalam raga seorang remaja Sma, yang hidupnya penuh perjuangan, Helena yang memasuki raga seorang remaja yang sederhana pun sangat senang, karena akhirnya ia bisa berjuang dengan kakinya sendiri.

Bagaimana jadi Helena seorang model terkenal, dan juga sudah hidup mewah sedari kecil, malah harus berjuang sekolah dan juga mencari nafkah sendiri? Akankah Helena bertahan atau malah sebaliknya?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir A Journey Back a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#3dicintai
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Felicia> Januari With You de kall_jssca
25 partes Continúa
‎Hendra... ‎seorang anak SMP yang bahkan tak lagi bersekolah. ‎Kulitnya legam, senyumnya pelan, ‎hidupnya penuh hinaan dan tatapan jijik. ‎ ‎Ia hanya ingin dagangannya laku... ‎dan pulang tanpa luka yang terlalu dalam. ‎ ‎Hingga suatu hari, ‎datanglah seorang gadis seperti bidadari. ‎Felicia. ‎ ‎Gadis cantik bermata sipit, keturunan kaya, ‎berjalan pelan ke arahnya... ‎lalu bicara dengan suara paling lembut yang pernah ia dengar. ‎ ‎Felicia tidak takut, tidak jijik. ‎Ia menggenggam tangan Hendra... ‎menemani dagangannya, duduk di sisinya, ‎dan mencintai dia-yang bahkan tak pernah mencintai dirinya sendiri. ‎ ‎Hari demi hari, Felicia menjadi cahaya. ‎Membuat Hendra tersenyum. Membuatnya percaya... ‎bahwa seseorang sepertinya bisa dicintai... bisa berarti. ‎ ‎Tapi cinta seperti Felicia tak datang untuk selamanya. ‎ ‎Dulu, seorang kakek pernah berkata, ‎"Kalau suatu hari... ada seseorang yang datang padamu, ‎seseorang yang mustahil untuk hadir dalam hidupmu... ‎tapi dia datang, menoleh, tersenyum, lalu duduk di sebelahmu, ‎biasanya... dia hanya dikirim untuk sebentar saja. ‎Untuk membuatmu merasa dicintai, ‎untuk menyembuhkan hatimu yang diam-diam patah. ‎Lalu setelah itu... dia akan pergi. ‎Bukan karena tak cinta... ‎tapi karena Penciptanya memanggil pulang." ‎ ‎Benarkah... Felicia akan pergi? ‎Apakah cinta sehangat itu... hanya datang untuk dikenang? ‎Dan bila benar ia akan hilang... ‎mampukah Hendra mengucap selamat tinggal... pada satu-satunya cahaya dalam hidupnya? 💔 ‎.
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Helena : Aku Tumbuh Dari Reruntuhan cover
CRAZY LOVE FOR YOU. cover
Become The Antagonist's Wife (Revisi) cover
leads you to happiness cover
False Hopes cover
Fragment Of Serenade (END)  cover
Felicia> Januari With You cover
Ombak Rindu dan Janji Terakhir (TAMAT) cover
Please, Love Me (END) cover

Helena : Aku Tumbuh Dari Reruntuhan

19 partes Concluida

Helena tatapan sinis dan bisik-bisik penuh prasangka membuatnya jadi bulan-bulanan. Ia dicap cupu, sok akrab, pencari perhatian. Fitnah pun datang bertubi-tubi, menusuk hati yang belum cukup kuat untuk bertahan. Lelah dan hancur, Helena memilih pergi. Ia menghilang dari segala sorotan, menutup jejak masa lalu yang menyesakkan. Nama panggilannya ia tinggalkan, akun-akun media sosialnya dibungkam. Bukan karena takut melainkan enggan. Enggan mengenang luka, enggan memberi ruang bagi kenangan pahit untuk hidup kena hanyalah sosok biasa yang ingin diterima. Namun, embali. Bagaikan kabut yang berganti menjadi cahaya pagi, Helena memulai lembar baru di sekolah lain. Dengan semangat yang lahir dari kepedihan, ia menanam tekad membuktikan diri lewat prestasi, bukan dendam. Ia ingin diamnya bersuara, dan keberhasilannya menjadi gema yang menjawab semua cemoohan. Akankah langkah barunya membawa cahaya yang selama ini ia cari?