We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Laut, Terima Ceritaku

Laut, Terima Ceritaku

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 3, 2024
WpInfo
Fiction
Fantasy
Terimakasih saya ucapkan kepada laut-Mu, dan saya juga ingin mengucapkan terimakasih pada Laut Andhika Prakasa. Segala keluh kesah diterima oleh laut, segala kebahagian dicurahkan pada laut, dan segala manis pahitnya kehidupan akan selalu laut terima. Sampai kapanpun. Seluruh cerita ini murni karangan penulis, tidak ada unsur kenyataan dibalik cerita tersebut. Sumber gambar yang diambil dari media aplikasi pinterest. Mohon untuk tidak menyangkut pautkan dengan kehidupan nyata. Jika ada persamaan nama tokoh, tempat itu adalah kebetulan & bukan kesengajaan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Laura Dan Leo
  • THIS IS MY STORY! - JAYNINGHOON
  • DASAR, LAUT!! [ON GOING]
  • YOU SAY BREAK UP? - JAEMRINA
  • Sea For Blue Whales [TERBIT]
  • Aksa Amerta
  • LINE FOR US - HEERINA
  • Voices In The Ocean : Cursed Man, Zale Merville [End]
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Yogyakarta Mendarah

Dalam hidup, kita disuguhkan banyak kejutan oleh semesta yang berperan banyak didalamnya. Tak jarang, kenangan pahit yang akhirnya membuat kita menaruh benci untuk sekedar menoleh melengkapi bagian cerita. Namun bukankah setelah menciptakan pahit, tuhan juga menciptakan manis? Mari selami kisahku, bersama sosok yang kukira, semesta sendiri yang memberikannya untukku. Ia Leo. Tak kuberitahu nama lengkapnya apa, nanti saja jika ceritaku dengannya benar-benar berada diujung akhir. Entahlah akhir yang seperti apa, bahagia atau malah sebaliknya. Bagiku, kami sama-sama seperti luka yang tak paham bagaimana cara menyembuhkannya. Maka itu, akan kutulis kisah ini dengan pelan tanpa buru-buru. Ia akan mengendap dan merangkak dari balik layar hidupmu. Diam-diam kelar, diam-diam usai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines