BRAMASTA

BRAMASTA

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 15, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Fantasy
Mystery
Siapa sangka pengumuman besar yang diadakan oleh keluarga Bramasta lewat sebuah pesta, justru menjadi titik awal dimulainya sebuah masalah yang datang secara tiba-tiba dalam hidup Alana Bramasta. Setelah Ayahnya resmi mengumumkan Alana sebagai pewaris selanjutnya yang akan menguasai seluruh kekayaan, bisnis, dan properti keluarga Bramasta, berbagai macam hal mulai terus menerus terjadi dalam hidup Alana dan kedua saudaranya. Kejadian-kejadian aneh mulai dari teror hingga kejadian-kejadian lainnya yang tak terduga terus berdatangan kedalam hidup Alana. Adanya teror-teror tak terduga membuat Alana menyadari bahwa di balik tenangnya keluarga Bramasta selama ini ternyata menyimpan banyak misteri-misteri yang taksatupun orang di dalam maupun di luar lingkungan keluarga Bramasta mengetahuinya. Hal itu membuat Alana harus segera bertindak muntuk membebaskan dirinya dari semua hal-hal aneh dan teror takmasuk akal yang terus menghantuinya.
All Rights Reserved
#465
fiksiilmiah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  "The Protector's Legacy: Love, Chaos, and the Choi Heirs
  • Just A Name
  • Heir of 24 Hours
  • Changed || Caine Chana || FANFIC || S3 ON GOING
  • Stay with you? Really?
  • Transmigrasi: Dion or Daniel (Hiatus)
  • Terasingkan (On Going) (Slow Update)
  • The Baby Of Valderic
  • Force to Marry the Devil
  • Ferrell Harland Natio

Jennie mendengus, lalu masuk ke dalam mobil. Saat Lisa hendak duduk di kursi depan samping supir, Jennie tiba-tiba bersuara. "Siapa bilang kau duduk di depan? Kau duduk di belakang, di sampingku. Aku ingin melihat seberapa hebat 'pahlawan' pilihan Appa ini saat aku sedang merasa bosan," perintah Jennie dengan nada meremehkan. Lisa terdiam sejenak, lalu mengangguk. "Baik, Nona."

More details
WpActionLinkContent Guidelines