Adelaide Path

Adelaide Path

  • WpView
    Reads 794
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 6, 2026
Bagaimana rasanya punya hutang budi? Pilihan seperti dibeli dengan kepentingan pribadi. Seakan kebebasan tak pernah punya arti yang benar. Nahla berkali-kali dihadapkan pada pilihan untuk lari, tapi ia harus menepati janjinya. Sebuah kesepakatan yang ia setujui tanpa memikirkan kehidupannya di masa depan. Sebab sekalipun ia jatuh cinta, ia tak pernah punya kebebasan yang mutlak. Termasuk menyelamatkan dirinya dari patah hati. Adelaide menjadi alasan kebebasan sekaligus luka terdalamnya dalam perjalanan pernikahan.
All Rights Reserved
#137
sayang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • Perempuan Kedua
  • Di Atas Kasta
  • Kerfuffle (Tamat)
  • Cinta Yang Memudar
  • So I Married My Crush (Curse!)
  • After We Divorce [New Version]
  • Oddly Coupley (Complete)
  • LAVANYA
  • May I Love You?

Aira pernah terpuruk. Cintanya yang terlalu besar pada Evan pernah membuatnya gila ketika pria itu memilih meninggalkannya demi menikahi wanita lain. Dalam masa kelam itu, Aira tidak menemukan sebuh kewarasan selain mati untuk mengakhiri rasa sakit yang selalu mendera jiwanya. Beruntung, orang-orang yang sungguh menyayangi Aira bersusah payah mengembalikan binar ceria di balik netra wanita itu. Tak lain dan tak bukan karena mereka tak ingin lagi menemukan jiwa itu tergeletak tak berdaya menjemput kematian. Aira harus sembuh. Aira harus terlahir kembali. Aira pantas untuk mencecap bahagia dengan pria yang tak sengaja mencintainya tanpa jeda. Semua berjalan sesuai rencana pada mulanya. Namun, semesta sepertinya ingin menguji Aira sekali lagi. Dalam hitungan minggu menuju hari bahagianya, Aira kembali bertemu Evan. Tidak ada yang salah dari pertemuan itu jika saja Evan tidak dengan kurang ajarnya meminta Aira menikah dengan dirinya. Apalagi Evan dengan sengaja mengancam akan menceritakan seberapa jauh kisah cinta yang sudah terjalin di antara keduanya pada calon suami Aira. Lalu, mana yang akan Aira pilih? Masa depan yang tengah sukacita dia sambut atau masa lalu yang kini tengah sukacita menyambutnya kembali? ...................... "Bagaimana kalau aku menceritakan pada calon suamimu itu seberapa keras jeritan kenikmatanmu saat kita mencecap nirwana bersama pertama kali?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines