Tolong, beri aku ARAH

Tolong, beri aku ARAH

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 31, 2025
"Ma, Pa, kapan aku bisa seperti Kevin dan Irana?" itulah hal yang selalu dikatakan El El Kenzo Melviano atau yang kerap dipanggil El, anak yang bahagia bersama keluarga cemara nya. Namun, ada satu kesalahpahaman yang membuat keluarga itu terpecah belah dan orang tuanya bercerai. El mencoba menjadi anak yang kuat seperti tanpa beban dan masalah. Perlahan semakin banyak luka yang dia rasakan. Namun, ada seorang siswi pindahan yang dapat merubah takdir El. Siapakah siswi itu? Apakah hidup El akan bahagia?
All Rights Reserved
#367
masalah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kevin Mahendra
  • TWO DIFFERENT PROPERTIES || on going (revisi)
  • A Life That Turns
  • ELDRA
  • El and Jerganio (End)
  • Elgara Bramasta  (END)
  • D'Alana
  • (End) My Posesif New Family
  • Cute Brother (Kenzio) ✓

Kevin Mahendra tumbuh sebagai anak yang dibenci oleh keluarganya karena dianggap sebagai penyebab kematian ibunya, Alleta, saat melahirkannya. Ayahnya, Bima Mahendra, serta keempat kakaknya-Keenan, Rehan, Davin, dan Devin-selalu mengabaikannya, membuat Kevin terbiasa hidup sendiri di jalanan, bergabung dengan geng, dan menjadi pembalap liar. Namun, semuanya berubah ketika Bima mengalami mimpi aneh di mana Kevin memberikan jantungnya kepadanya. Mimpi itu menghantui Bima hingga ia memerintahkan bodyguard untuk mencari keberadaan putra bungsunya. Saat ditemukan, Kevin sedang tawuran bersama gengnya. Bima, yang selama ini tak peduli, tiba-tiba menyeret Kevin kembali ke mansion. Sejak saat itu, sikap keluarga Mahendra berubah drastis. Dari yang sebelumnya penuh kebencian, mereka menjadi terlalu posesif terhadap Kevin. Tidak ada lagi hinaan atau pengabaian, tetapi Kevin justru merasa terjebak dalam perhatian berlebihan yang mencekik. Apakah keluarga Mahendra benar-benar menyesal? Ataukah ada alasan lain di balik sikap posesif mereka? Dan apakah Kevin akan menerima perubahan ini atau justru melawan untuk merebut kebebasannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines