Jangan Mati Dulu

Jangan Mati Dulu

  • WpView
    Reads 299
  • WpVote
    Votes 60
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadComplete Sun, Jul 12, 2026
"Jangan mati dulu, kamu terlalu berharga untuk pergi dengan cara bunuh diri." Namanya Moon Dyana, kita bisa panggil dia Mondy. Lahir di tengah-tengah keluarga yang menginginkan anak laki-laki, merajakan anak laki-laki. Dicaci dimaki? Itu makanan setiap hari. Maka ketika perasaan tak berharga untuk tetap hidup muncul, Mondy pilih untuk mengakhiri hidup. Tiga kali ia mencoba mati, tiga kali juga tak bisa mati. Seolah Tuhan sengaja sekali, menyuruhnya menikmati, luka yang membuat raganya hidup dengan jiwa yang telah lama mati.
All Rights Reserved
#276
fiksiremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Breathe
  • 3 DANDELIONS AT 3 A.M
  • Full Of Scratches
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • We Used To Be A Family
  • Saat Rumah Tak Lagi Pulang [Selesai]
  • Tears Of Sincerity [TERBIT ✓]
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • AFKARA [END]
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

More details
WpActionLinkContent Guidelines