Jangan Mati Dulu

Jangan Mati Dulu

  • WpView
    GELESEN 208
  • WpVote
    Stimmen 30
  • WpPart
    Teile 15
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Apr. 25, 2026
"Jangan mati dulu, kamu terlalu berharga untuk pergi dengan cara bunuh diri." Namanya Moon Dyana, kita bisa panggil dia Mondy. Lahir di tengah-tengah keluarga yang menginginkan anak laki-laki, merajakan anak laki-laki. Dicaci dimaki? Itu makanan setiap hari. Maka ketika perasaan tak berharga untuk tetap hidup muncul, Mondy pilih untuk mengakhiri hidup. Tiga kali ia mencoba mati, tiga kali juga tak bisa mati. Seolah Tuhan sengaja sekali, menyuruhnya menikmati, luka yang membuat raganya hidup dengan jiwa yang telah lama mati.
Alle Rechte vorbehalten
#141
teenlit
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Paradise
  • Lunarcas
  • We Used To Be A Family
  • TOXIC!
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • Esya {TERBIT}
  • Adlana Rian C.
  • 3 DANDELIONS AT 3 A.M
  • Accismus ✔️
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien