PROLOG
Zooey Melisa Raharjo ---- bekerja di kantor majalah wanita ternama ibu kota, sebagai jurnalis dan editor dibidang Fashion. Setiap hari harus berkutat dengan dunia fashion, walau dunia fashion tidak akan pernah habis dimakan zaman dan setiap harinya selalu ada yang baru, tetapi Zooey tiba – tiba merasa bosan dan jengah dengan pekerjaannya. Dia mempunyai keinginan untuk bisa membuka butik kecil yang sesuai dengan selera fashionnya, dia merasa tertekan dengan Big Boss yang super duper menakutkan, mengintimidasi, dan berwibawa karena kecantikan dan ketegasanya, oh Bu Leli selalu ada di otaknya seakan – akan mengejar deadline untuk laporan beritanya. TIDAKKKKKKK bisa – bisa aku gila kalau tidak cepat – cepat keluar dari pekerjaan ini.
Fabrizio Ardianto ---- seorang kepala bagian Engineer di perusahaan kontraktor terkemuka di Bumi Pertiwi, berkepribadian tenang, dewasa, formal, pintar, cerdas, dan cenderung pendiam. Karena sifatnya itu dalam waktu 3 tahun saja dia dipercayai oleh atasannya untuk menjadi kepala bagian dibidang itu, padahal tidak segampang membalikkan telapak tangan untuk menjadi kabag Engineer, tetapi dia merasa bisa dan tertantang dengan jabatan ini, kehidupannya hanyalah kerja, kerja, dan kerja. Sampai masalah wanita dia hanya menjadikan selingan untuk menghibur otaknya dari penatnya pekerjaannya. Sampai akhirnya dia bertemu dengan gadis yang mungkin sedikit agak aneh karena caranya berdandan mengingatkan ibunya dikala masih remaja, tapi gadis ini bisa memadumadankan dandanan jadul itu menjadi terkesan moderen dan menjadi menarik untuk dilihatnya, selain gaya dandanannya juga sifatnya yang cenderung mengintimidasi dalam setiap pertanyaannya, tak lain dan tak bukan gadis itu adalah asisten dibagiannya.