What's on My Mind?

What's on My Mind?

  • WpView
    LECTURAS 35
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, sep 14, 2025
Seseorang pernah berkata padaku, "Jika ada hal yang ingin kauutarakan, namun sulit untuk kauucapkan, maka tulislah dan biarkan orang lain membacanya." Dan, ya, itulah yang aku lakukan saat ini, tepatnya di sini. Menghamburkan semua yang ada di hati, pikiran, atau apa yang terjadi di sekitarku melalui rangkaian kata-kata. Mungkin bagimu, apa yang ada di sini terasa biasa saja atau bahkan membosankan (atau menggelikan?). Tapi bagiku, apa yang ada di sini setidaknya membuatku merasa lega. Jika kamu tertarik menyelam lebih jauh, selamat datang dan mari berenang bersama-sama! . . . . . Mohon maaf apabila masih banyak kekurangan dalam tulisan-tulisan yang kubuat di sini, aku memang masih perlu belajar banyak :D
Todos los derechos reservados
#228
sastraindonesia
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Happier Than Ever [COMPLETED]
  • DEAR LOVE (ERNANDO ARI SUTARYADI) (SUDAH TERBIT)
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Rengkuh Rasa, Remuk Raga | ✔
  • Goresan Pena
  • Pesta Kecil
  • QUOTES TOGETHER #LSC(1)
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Rindu yang berjarak
  • Indonesian Poetry

Dia yang kupercayai sebagai pemilik hati ini seutuhnya. Namun dia juga yang menghancurkanku hingga menjadi butiran debu. Melupakan memang takkan pernah mudah. Merelakan yang pernah ada, menjadi tidak ada adalah kerumitan yang belum tentu dia tahu rasanya. Aku masih bertanya-tanya dalam hati, mengapa semua harus berakhir sesakit ini? Dan apa tujuannya selama ini? Bukankah kita berjanji untuk saling menyembuhkan? Tapi tenang saja, aku telah berjanji pada diriku. Aku akan menyembuhkan lukaku sendiri, tanpa bantuan orang lain. -Qaeera Atthifa Hani Aku tak mengerti, mengapa aku yang tak mudah tergoda ini malah begitu saja terjebak dalam perhatian dan tindakannya yang berbeda dari yang lain. Dia yang mencuri hatiku sejak pertama kali aku melihatnya. Bahkan saat aku sama sekali belum mengetahui namanya. Rasa ini telah singgah di hatiku selama sewindu. Entahlah ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama atau hanya rasa penasaranku terhadap dirinya yang tak pernah bisa kumiliki. -Parama Randy Wardhana

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido