[BL]JUST FRIEND?!

[BL]JUST FRIEND?!

  • WpView
    GELESEN 3,886
  • WpVote
    Stimmen 137
  • WpPart
    Teile 51
WpMetadataReadErwachseneninhaltAbgeschlossene Geschichte Do., Juli 17, 2025
Harsa dan Dhipta sudah lama bersahabat. Mereka saling mendukung, menjadi tempat pelarian satu sama lain dari masa lalu yang kelam. Tapi seiring waktu, hubungan itu mulai terasa berbeda. Perhatian kecil, kecemburuan yang tak terduga, dan kehangatan yang terlalu dalam untuk disebut "hanya teman" mulai membuat keduanya bertanya-tanya. Apa benar mereka hanya sahabat? Atau ada sesuatu yang lebih dari itu? Di tengah konflik batin, Harsa yang keras kepala dan Dhipta yang lembut harus menghadapi perasaan mereka sendiri. Karena terkadang, batas antara persahabatan dan cinta tak selalu jelas. 🏆Highest Ranking #unspokenfeelings (14 march 2025) Maafin ya guys kalau banyak typo, belom sempet di revisi soalnya.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • That Feeling When - Lee Heeseung
  • THEORY OF LOVE [END] #Wattys2021
  • Kita Yang Gak Pernah Jadi. | CHANJIN ✔️
  • HAKANA (Boundaries Were Never Our Thing) | LEE HEESEUNG | KARINA
  • Waktu Awan dan Rembulan
  • Cool Beauty
  • Deberìa Redirme? (End)
  • I believe you [ Complete ] - Tamat
  • The Oddlove

Atha dan Harsa-dua nama yang pernah tak terpisahkan. Sejak masa SMP, Atha selalu ada di setiap langkah Harsa. Ia adalah pendengar setia, penghibur di saat-saat gelap, dan penjaga rahasia perasaannya sendiri. Namun hidup punya caranya memisahkan dua hati yang saling mengenal terlalu baik. Tanpa pamit, Atha menghilang, meninggalkan Harsa hanya dengan ingatan yang samar namun tak pernah benar-benar pudar. Tiga tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali di bawah langit yang sama-kali ini di lingkungan kampus. Tapi segalanya berbeda. Atha memilih berdiri di kejauhan, mengamati tanpa suara, sementara Harsa, yang kini berdiri di atas panggung musik, mulai merasakan kekosongan yang tak bisa diisi oleh siapa pun selain... dirinya. Perlahan, masa lalu yang terkubur mulai menguak. Rasa yang dipendam mulai menuntut untuk diakui. Dan di antara denting gitar, tawa yang tertahan, dan tatapan yang terlalu lama terjebak, Atha dan Harsa harus menjawab satu pertanyaan: berani kah mereka memberi kesempatan kedua pada sesuatu yang tak pernah benar-benar berakhir? -Jakarta, 8 Februari 2025-

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien