3 WORDS 8 LETTERS ( JANGKKU )

3 WORDS 8 LETTERS ( JANGKKU )

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 29, 2024
Clarissa Gwynettha, gadis berusia 16 tahun itu menarik nafas dalam-dalam lalu menghelakan nafasnya dengan kasar. Tatapan matanya kosong kearah pintu kaca menuju balkon dari kamarnya. Pemandangan kota pada malam hari yang indah nyatanya mengalahkan suasana hatinya yang kian memburuk sejak siang hari tadi. Issa nama panggilannya. Issa masih terduduk dalam diam dan tetap dengan balutan busana serba hitam yang ia pakai kepemakaman siang tadi. Perlahan sepasang tangan dengan jemari lentik itu naik menutupi wajah cantiknya. Hanya suara isakan yang terdengar didalam kamar bernuansa baby pink itu. Hingga suara berat itu muncul bersamaan dengan pemuda berbahu lebar, jangkung yang menatapnya dalam tatapan tajam. "Siapa yang mengijinkanmu menangis?", suara pemuda itu begitu dingin. Namun kalimat itu cukup untuk membuat tangisan Issa terhenti. Sekalipun hanya untuk sementara.
All Rights Reserved
#137
jangkku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • If I Lost My Serendipity | Jangkku ✦˚٭
  • A Little Cup of Soju [Hiatus]
  • Last - Yang Jungwon [Revisi]
  • UNITY 8 -jangkku
  • My Twin's Friend | JangKku
  • Let Me In | JangKku
  • GUILTY AS SIN
  • Wilted Petals in a Silent Storm
  • Darker Side [COMPLETED]

"Gue juga sakit," lirih Raline pada insan yang ia anggap sebagai semesta. Berharap insan itu mengasihani, lalu segera mendekapnya dalam sunyi. Nihil, semuanya tidak sesuai ekspektasi. Insan itu berbalik, tersenyum timpang ke arahnya. "Olive lebih sakit, Ra. Lo jangan merasa paling tersakiti," Hujan kala itu semakin memperkeruh suasana. Raline terprovokasi untuk terus mengemis kasih. Malah semakin membuatnya terlihat egois. Raline takut, semestanya semakin benci. Mungkin ini yang namanya karma. Mereka memasuki hidup Raline secara serempak. Merobek luka lama yang sudah ia jahit rapi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines