It Was Until It Wasn't [TERBIT DI GRAMEDIA]

It Was Until It Wasn't [TERBIT DI GRAMEDIA]

  • WpView
    Reads 2,954
  • WpVote
    Votes 228
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing1h 48m
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 30, 2025
Dimas mencoba menepis sedih dengan mencari teman yang bisa ia percaya lagi. Alana mencoba menepis sepi dengan mencari teman yang tidak pernah ia miliki. Keduanya bertemu di ruang kecil berwarna biru bertuliskan Pelita Jaya Radio. Lewat berbagai percakapan dan kebetulan yang terjadi, sang President club dan Produsernya mengadu nasib, berusaha menemukan bahagia di setiap kesempatan. Akankah kesepian dan kesedihan mereka berubah menjadi bahagia? . Disclaimer : Face claim digunakan hanya sebagai muse penulis. Kamu boleh membayangkan karakter di cerita ini dengan sebebas mungkin.
All Rights Reserved
#39
brightvc
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Broken White - by eSHa
  • Antara Luka & Cinta Baru
  • Falling For The Wrong Past
  • Shanarqie
  • BENAR UNTUKMU [C]
  • Sunda Manda [COMPLETED]
  • Lelaki Itu Takdirku
  • 𝗛𝗶𝗻𝗮𝘁𝗮

Dan memiliki seorang selebritas papan atas dari negeri ginseng dalam sebuah pernikahan adalah impian gilaku sejak aku jatuh cinta pada semua pesona yang dimiliki Lee Chan Gi.Seorang bintang multitalenta yang sangat dicintai seluruh negrinya.Aku dengan segala hidupku yang kecil ini berkhayal tanpa henti untuk mimpi setinggi itu, memimpikan laki-laki super keren itu sebagai suamiku, pasangan hidupku. Siapa sangka takdir membawaku pada keberuntungan yang tidak pernah kubayangkan benar-benar ada di bumi.Semua yang kami mulai benar-benar seperti naskah drama yang dirancang begitu apik oleh penulisnya, dan rasanya mustahil dalam hidup yang nyata ini.Tapi benar, penulis naskah hidup kami adalah sebaik-baik penulis yang tidak pernah ada dua, Tuhan semesta alam. Aku yang tidak pernah memiliki keluarga utuh, kini merasakannya bersama keluarga suamiku, aku yang kehilangan sosok orang tua sejak belia, seakan kembali memilikinya dengan kehadiran orang tua chan gi.Kami merasa melengkapi kekurangan satu sama lain, chan gi tidak pernah mengeluh pada semua kelemahanku, tidak seperti yang aku lihat di media sosok chan gi yang seakan sempurna tanpa celah, nyatanya juga memiliki kelemahan seperti manusia lainnya.Tidak pernah ada yang tahu peperangan yang dia hadapi dengan dirinya sendiri dalam waktu yang cukup lama.Dan aku menjadi satu-satunya orang yang harus bertahan, berdiri dengan tegak bersamanya melawan keadaan.Hingga aku mulai mempertanyakan kebahagiaanku dan perang yang sesungguhnya ...

More details
WpActionLinkContent Guidelines