Mr.Clown

Mr.Clown

  • WpView
    Reads 812
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 1, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Vanessa Lilly menatap orang yang duduk disebelahnya dengan kesal. Orang itu adalah Kevin Rafael. Orang yang aneh. Benar-benar aneh. Salah sedikit, ngomel. Tapi langsung minta maaf. Apa sih maunya?? Nyari ribut??
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Giant Baby [COMPLETED]
  • KEPERGIAN SENJA
  • Cinta Dua Roda dan Satu Rak Buku || bl #sekolah
  • Satu Langkah
  • The BadBoy Twins [COMPLETE]
  • Love Friend
  • LUKA BIASA GADISKU
  • ENDEAR [END]
  • Rival
  • Davidson || END

Satu sekolah gempar saat mengetahui pentolan sekolah ternyata sudah memiliki seorang kekasih, di tambah lagi dengan fakta yang ternyata kekasihnya adalah Sekretaris OSIS, membuat mereka semakin heboh. "Kok lo mau sih sama Keirlan? secara dia kan bertolak belakang banget sama tipe lo," ujar seorang teman sekelasnya pada Kimberly. Kimberly menatap teman sekelasnya bingung, "kata siapa?" tanyanya. "Kata yang lain, tipe lo kan modelan kaya David atau Gabriel gitu. Iya, kan?" Kimberly tertawa kecil. Gadis di depannya ini mana tahu sifat Keirlan di luar dan saat bersamanya sangat bertolak belakang. "Keirlan aslinya nggak seserem itu kok," balas Kimberly. "Ya, dia emang nggak serem kalo sama lo doang. Beda lagi kalo sama kita-kita," sahut salah satu sahabat Kimberly yang sedari tadi hanya menyimak. "Bener, tuh! gue cuma lewat samping dia aja udah merinding, auranya gelap banget gilak!" seru sahabat Kimberly yang lain. "Ih udah, nggak boleh ngomongin orang. Dosa, tau!" sela sahabat Kimberly yang satunya lagi sebelum pergibahan ini berlanjut dan menjalar sampai kemana-mana. Kimberly tersenyum tipis. Andai mereka tahu kalau sifat Keirlan itu sangat manja, pasti ketiga sahabatnya ini tidak akan pernah melihat Keirlan dengan tatapan takut.

More details
WpActionLinkContent Guidelines