AMARTHA: the last descendent

AMARTHA: the last descendent

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 26, 2024
Amartha tak pernah tahu bahwa darah Dewi Siraya mengalir dalam dirinya, menghubungkan ia pada takdir yang lebih besar dari sekadar ilmu pengetahuan. Sebagai keturunan terakhir dari garis keturunan kuno yang dilupakan sejarah, ia adalah satu-satunya yang mampu menjaga keseimbangan lautan dari ancaman yang telah lama tersembunyi. Namun, takdir ini membawa lebih dari sekadar tanggung jawab. Di kedalaman Segitiga Bermuda, rahasia tentang dunia lain terkuak, dan bayang-bayang masa lalu mulai bangkit, menguji kekuatan batinnya. Satu langkah salah, dan lautan bisa menjadi ancaman terbesar bagi dunia manusia. Saat mitos dan kenyataan bertabrakan, mampukah Amartha bertahan, atau akankah lautan menuntut pengorbanan terakhirnya?
All Rights Reserved
#527
laut
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dewi Tara : The Mystical Forest
  • Love In Bloom
  •  Lady Viviana √
  • I Wanna Be Antagonist (end)
  • AEGIS OF ETERNITY
  •  SERENIA: The Last Adventure
  • Antagonist Wife
  • The Story Of Atheria (end)

"Jika suatu hari langkahmu kembali kehilangan arah, ingatlah satu hal. Bahwa di Medang, ada sebuah dermaga yang akan setia menanti." Dewi Tara, putri penguasa lautan dari Sriwijaya, terdampar di rimba tak bernama. Ditengah belantara yang seakan tak berujung, ia menemukan seorang pria dengan sorot mata setajam cakrawala. Ialah Samaratungga, Maharaja muda dari Medang yang tersesat di tanahnya sendiri. Dibawah naungan pepohonan purba, diantara desir angin yang membawa bisikan lirih mantra lama, keduanya menapaki jalan kembali menuju peradaban. Bersama, mereka menghadapi makhluk-makhluk yang namanya hanya hidup dalam lontar kuno. Diantara riak ombak dan rimbun hutan, diantara tahta dan takdir. Sebuah kisah mulai berbisik di relung hati. Getaran yang tak seharusnya ada. Selembut desir angin laut, namun seteguh akar yang mencengkeram bumi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines