We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Your Are Only Mine

Your Are Only Mine

  • WpView
    Reads 3,124
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 8, 2026
WpInfo
Fiction
LGBTQIA+
Bisexual
Romance
Second Chance
"mau kamu menjerit, meminta atau bahkan memohon sekalipun tidak akan pernah aku lepaskan, kamu milikku, dan sampai kapanpun kamu hanya akan selalu menjadi milikku, sayang" ucap seorang pria sambil tersenyum dihadapan gadis yang terus menangis. "aku mohon lepaskan aku.. ini salah.. bukan seperti ini caranya.. kamu terlalu berlebihan.. aku mohon.. aku takut.." ucapnya yang terus menerus menangis dihadapan pria yang bahkan tidak memperdulikan ucapan gadis tersebut. "aku ingat disaat terakhir kali sebelum kita berpisah kau juga mengatakan hal yang sama" pria tersebut kemudian berjalan pergi hendak meninggalkan ruangan tersebut. "tunggu, terakhir kali sebelum berpisah? apa kita pernah bertemu sebelumnya?" gadis tersebut berhenti menangis dan mencoba mengingat kembali tentang pria tersebut namun gadis tersebut tidak bisa mengingat soal pria tersebut sama sekali, dia yakin bahwa mereka baru bertemu beberapa bulan yang lalu dan dia tidak pernah mengucapkan bahwa dia takut dengan pria tersebut, tidak sebelum kejadian beberapa minggu ini. "pikirkan saja jawaban itu sendiri, kau pasti bisa mengingatnya" pria itu kembali berjalan dan meninggalkan ruangan tersebut kemudian terhenti dan berbalik "itu pun kalau kau masih mengingat diriku" pria itu kemudian menutup pintu ruangan tersebut dan pergi ke suatu tempat, ketempat dimana semuanya berawal. © Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
All Rights Reserved
#518
obses
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unfinished Goodbye
  • seribu tanya tak terjawab
  • SENA
  • THE ROOM
  • GARIS LUKA
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • Cahaya Dirimu
  • Backstreet
  • All of the stars [Bulan's]

[Tahap revisi] "Karena mencintai tanpa dicintai kembali itu menyakitkan." Pernah mencintai sebegitunya hingga tak sadar bahwa kamu layak juga untuk dicintai, memperjuangkan orang yang entah hatinya untuk siapa, terus menunggu hingga kamu tak mengerti bagaimana rasanya ditunggu. Mengabaikan banyak orang demi satu hati yang kamu jaga dengan mati-matian. Keadaan memaksa kamu untuk berhenti berjuang dan mencoba melepaskan. Tetapi nyatanya hatimu enggan untuk merelakan. Meski terkadang dihantam lelah kamu tetap saja berjuang untuknya, meski kamu sadar, untukmu; dia tak pernah punya cinta. © Riyan Sekar, 2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines