Ino Hiden (Sasuino)

Ino Hiden (Sasuino)

  • WpView
    Reads 547
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 22, 2025
WpInfo
Fanfic
Naruto
Bekerja di Istana Negara dan memiliki jabatan penting merupakan cita-cita setiap orang yang haus kekuasaan. Tetapi, Bukan ini yang diharapkan Ino ketika menerima pekerjaan sebagai sekretaris serta juru bicara daimyō. Mengambil seluruh sisi remajanya, Ino dipaksa tumbuh menjadi wanita dewasa yang menyimpan banyak rahasia kotor para tuan tanah dari seluruh Negara. Bahkan setelah ia memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya itu. "Apa ini alasanmu pergi dengan hanya meninggalkan surat?" "Sasuke-kun, aku bahkan tidak bisa memaafkan diriku sendiri, bagaimana bisa kau memaafkanku?" Disclaimer: Naruto belong to Masashi Kishimoto
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Not Your Boyfriend (NH) ✓
  • Shadows in the Ivory Tower ✅
  • Move On [MadaSaku]
  • Character [On going/Slow Update]
  • World Class Sinner
  • the Obbsesion uchiha
  • (TAMAT) LOST YOU FOREVER? - SASUFEM!NARU
  • City Girl
  • 𝐀 𝐂𝐡𝐨𝐨𝐬𝐞 「ᴄᴏᴍᴘʟᴇᴛᴇ 」

Di kantin yang kebetulan sepi pengunjung, tiga mahasiswi tingkat satu tengah bersantai ditemani tiga cup milkshake dan tiga bungkus keripik. Mereka dikenal sebagai vampir-vampir manis. Ada alasan di balik gelar itu, selain kulit halus nan putih, ketiganya punya rambut hitam yang indah. Tergerai panjang sampai ke pinggang. Tidak banyak bicara, mereka masih kelihatan memesona walau tidak mengenakan riasan wajah. Grub mereka diisi Uchiha Sasuki, Hyuuga Nejiko dan Shimura Saiame. Idola baru di kampus Tokyo, faktanya kesederhanaan tak menghalangi daya tarik seseorang. Tiba di kantin, tepatnya di meja tiga vampir manis berkumpul, para iblis cantik seketika membaur di sela-sela mereka. Tak sungkan Ino merebut milkshake milik Saiame dan menyeruputnya. Sementara tiada seorang pun dari junior itu menyela tindakan mereka. "Siapa namamu? Maaf, aku lupa." "Kenapa kakak mengganggu kami?" "Ini, aku menghabiskan minumanmu. Terima kasih ya, Ame." Kini Ino melipat kedua lengannya di permukaan meja, sembari mengamati saingannya dengan senyum mencurigakan. "Tujuanku ke sini adalah untuk mengajak kalian bertarung secara sehat." "Bertarung untuk apa? Kami tidak berminat terhadap rencanamu," celetuk Sasuki. "Tinggalkan kami dan jangan mengusik kami lagi." "Tidak usah sok polos begitu. Kami tahu kalian juga mengincar pangeran kampus 'kan?" "Siapa?!" "Pangeran kampus--" kata Sakura dengan pongahnya. "Naruto, Kiba dan Shikamaru. Kalian mengenali mereka sekarang?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines