We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Never Know My Name

Never Know My Name

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 27, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Di sebuah perdesaan kecil di penuhi dengan hutan-hutan, ada seorang gadis yang sedang sakit saat itu, yang dimana desa mereka memiliki penyakit saling menular ke beberapa rakyat mereka di dalam desa kecil itu. Mereka juga harus berbelanja harus naik perahu yang hanya naik cuma 2 orang saja. Suatu ketika, rakyat desa itu mendengar suara nyanyian yang merdu di dekat hutan mengarah pegunungan, suaranya sangat lembut bagaikan bidadari sedang menyanyi riang. Saat gadis penyanyi merdu itu memasuki desa kecil, seketika semua aura penyakit hilang dan tidak ada lagi. Mereka sempat bertanya, siapakah wanita itu? Niat tujuan dirinya apa datang kemari? Namun, gadis itu tak kunjung kembali. Dia tidak ingin dirinya terlalu dikenal banyak warga siapapun. Ibarat kata, dia hanya wanita memberikan kesehatan pada seseorang. Dan, siapakah wanita dibalik memberikan kesehatan pada warga di desa kecil itu??
All Rights Reserved
#627
hutan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Desa Pendosa - TAMAT ✔️
  • When an Antagonist becomes Heroine
  • My Love Is A Wizard : (Sana x Mark) || Completed
  • The Power of Friendship
  • Mirror Of Me
  • Help Ghost
  • Everything We Burn
  • SALARYN KINGDOM : Bridge Of Destiny [END]
  • THRISELLIR: Penyembah Setan
  • ADARA [End]

🚫 PLEASE DO NOT PLAGIARISM!! Sebagai bagian dari tugas akhir kuliah, sekelompok mahasiswa dikirim ke Desa Kembang Arum, sebuah desa terpencil yang jarang terdengar namanya. Tujuan mereka sederhana: melakukan pengabdian masyarakat sembari mengumpulkan data penelitian. Desa itu terletak jauh dari keramaian, dikelilingi oleh hutan lebat dan jalan berbatu yang membuat perjalanan terasa tak berujung. Setibanya di sana, mereka disambut dengan senyuman warga yang ramah namun terasa dingin, seperti menyembunyikan sesuatu. Rumah yang disediakan untuk mereka sederhana, namun cukup nyaman. Namun, ada satu aturan yang berulang kali ditekankan oleh penduduk desa: jangan keluar rumah setelah gelap. Alasannya tidak dijelaskan, dan mereka hanya menganggapnya sebagai tradisi lokal yang harus dihormati. Hari-hari pertama berjalan biasa saja. Mereka mulai menjalankan tugas masing-masing, mengamati kebiasaan penduduk, dan mencoba beradaptasi dengan suasana desa yang tenang. Namun, semakin lama, mereka menyadari ada sesuatu yang tidak biasa di desa ini. Warga terlihat menghindari topik tertentu, sudut-sudut desa terasa terlalu sunyi, dan ada rasa tidak nyaman yang perlahan merayap di antara mereka. Di tengah rutinitas yang tampak normal, hubungan di antara kelompok itu mulai memanas. Ketegangan muncul, didorong oleh perbedaan pendapat, tekanan tugas, dan rahasia-rahasia pribadi yang mulai terungkap. Tanpa mereka sadari, perjalanan ke Desa Kembang Arum menjadi lebih dari sekadar tugas kampus. Desa ini menyimpan sesuatu yang jauh lebih besar-sesuatu yang akan mengubah hidup mereka selamanya. Apa sebenarnya yang tersembunyi di Desa Kembang Arum? Dan mengapa seolah-olah desa itu perlahan-lahan menelan mereka? seberapa jauhkan mereka mampu bertahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines