Di Bawan Bayangan Senja

Di Bawan Bayangan Senja

  • WpView
    Lectures 45
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 21
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., nov. 23, 2024
WpInfo
Fiction
Mystère
Setelah kakeknya meninggal, Nadya memutuskan untuk tinggal sementara di rumah tua keluarga yang berada di tepi desa, berharap menemukan ketenangan dari hiruk-pikuk kota. Namun, suasana rumah yang sunyi dan misterius membuatnya gelisah. Sejak malam pertama, Nadya mengalami peristiwa-peristiwa aneh. Ia menemukan buku harian kakeknya yang menyimpan kisah kelam tentang "bayangan di senja," sosok misterius yang selalu muncul menjelang malam tiba. Tak hanya itu, Nadya merasa selalu diawasi oleh bayangan dengan mata merah yang menyala dari balik pepohonan. Mimpi buruk yang dialami sahabatnya, Dimas, juga memperkuat rasa takutnya. Dengan bantuan Dimas, ia menemukan kunci kuno dan sebuah ruang tersembunyi di dalam rumah, tempat kakeknya menyimpan rahasia besar tentang makhluk tersebut. Semakin dalam mereka menyelidiki, semakin jelas bahwa bayangan itu menginginkan sesuatu dari mereka. Rahasia yang terkubur selama bertahun-tahun akhirnya terungkap: bayangan itu tidak akan pergi tanpa pengorbanan, dan Nadya serta Dimas harus menemukan cara untuk menghentikannya sebelum mereka menjadi korban berikutnya.
Tous Droits Réservés
#90
ceritaseram
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Warisan Gandari
  • Bayangan di Balik Jendela (END)
  • Rahasia di Balik Bayangan  [ Tamat]
  • TAGIHAN PERJANJIAN LAMA - DESA HAWA TIIS || 97L
  • Bayangan yang tidak pernah pergi
  • Hujan Ingatan - Negeri Hujan Ingatan
  • Hutan Terlarang [END]
  • MEREKA TERUSIK

"Tidak semua warisan bisa diwariskan dengan damai. Ada yang harus ditanam. Dalam. Dan dikubur. Tapi apa jadinya jika tanah tempat menguburnya justru menganga kembali?" Setelah bertahun-tahun meninggalkan kampung halamannya di dusun terpencil Sekarputih, Gandari Ayu Prameswari kembali untuk menghadiri pemakaman ibunya, Bu Ranupatma, yang meninggal secara misterius - tergantung di pohon kamboja dengan tubuh dililit kain kafan sobek, seperti bekas ritual gagal. Di mata warga, Bu Ranupatma adalah perempuan aneh. Dituduh membawa kutukan dan menjadi penyebab paceklik berkepanjangan. Tapi bagi Gandari, ibunya adalah sosok penuh rahasia, selalu menyembunyikan hal-hal ganjil yang terjadi di rumah. Kini, setelah kembali, Gandari mulai menyadari bahwa ada yang tak beres di desanya: suara-suara yang memanggil dari sumur tua, bayangan yang menari di balik dinding rumah, dan mimpi-mimpi yang selalu diakhiri dengan suara tangisan dari dalam tanah. Hingga sebuah kebenaran terbuka - Gandari ternyata mewarisi kekuatan gaib yang telah mengalir di darah keluarganya selama ratusan tahun. Ia bukan hanya anak dari Bu Ranupatma, tapi penerus terakhir penjaga gerbang antara dunia manusia dan dunia arwah. Sayangnya, kekuatan itu tidak hanya membangkitkan harapan... tetapi juga membangunkan sesuatu yang sudah lama terkubur - Banyu Abang, entitas jahat yang dulu disegel oleh leluhurnya, kini bangkit perlahan, mengincar tubuh Gandari sebagai wadah baru. Dibantu oleh Mbah Darmi, penjaga tua yang dulu berselisih dengan Bu Ranupatma, dan Tari, sahabat masa kecil yang menyimpan rasa bersalah, Gandari harus menghadapi warisan yang tidak pernah ia minta. Satu demi satu, warga desa menghilang. Malam makin panjang. Gerbang di tengah hutan mulai terbuka. Dan rahasia keluarganya... ternyata bukan tentang penyelamatan. Tapi pengorbanan.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu