KUNANTI
  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 16, 2024
(Novel Dewasa 21+) Kunanti Novel by Selene Diyara Hanna Cornelissen, perempuan lusuh yang masuk dalam salah satu jajaran kampus elit di ibu kota. Dari segi penampilan dia dapat dikategorikan sebagai perempuan yang akan dipandang sekilas. Namun wanita berdarah campuran Belanda ini, berasal dari keluarga yang berada. Jika mau, hanya dengan ucapan dia bisa mendapatkan apapun yang diinginkan. Meski demikian karna sebuah alasan perempuan ini memilih untuk tinggal sendiri, di apartemen sederhana dekat dengan kampus. Dia juga lebih suka mengendarai motor matic 110cc miliknya untuk pergi kemanapun. Masih dengan alasan yang sama Hanna memilih untuk menutup hati. Membuang semua impian serta cinta pertamanya. Sampai di saat dia bertemu dengan seorang laki-laki egois dan keras kepala, yang membuat kisah hidupnya kembali teraduk dengan campuran berbagai macam rasa. Kalian pikir itu mudah? Hidup tidak memberikan kemudahan bagi siapa saja yang menjalaninya. Makin banyak alasan bagi Hanna untuk mundur. Akankah perempuan ini berhasil melewati deritanya? Alasan apa yang membuatnya terpaku pada masa lalu? Bagaimana dengan semua impiannya? Kalian bisa menemukan jawabannya di dalam Novel Kunanti - Selene. *Dilarang meniru ataupun menyalin novel ini, mari kita saling menghargai karya orang lain.*
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Help Me! (18+ / Ended)
  • THE FIND LOVE
  • Terikat Dalam Kebohongan Hati
  • Whisper of Destiny (END)
  • (ADC) Antariksa's Detective Club 1.0 -New Member?「Completed √」
  • [End] Behind The Color
  • Evil with Benefits: The Woman Who Disappeared

Cerita ini hanya berpusat pada Kenzi Miyamura Kenzi sangat membenci ibu tirinya itu, ia slalu bersikap kasar dan tak pernah sekali pun menghormatinya. Hingga suatu hari, Kenzi yang bermaksud untuk mendorong Hana, ibu tirinya, agar menjauh darinya, justru membuat Hana mengalami pendarahan dan keguguran. Bayang bayang kejadian itu slalu menghantui hari harinya, Kenzi hidup dengan depresi yang cukup besar. Terlebih lagi julukan pembunuh yang di lontarkan Hana terus mengiang di dalam otaknya. Kenzi merasa lelah dan juga sakit, ia membutuhkan maaf dari Hana agar hidupnya kembali normal. Tapi Hana atau pun ayah kandung Kenzi, sudah tak ingin lagi melihatnya atau mendengar suaranya. Kenzi merasa tenggelam pada lautan yang sangat dalam, membuatnya merasa sesak. Ia butuh pertolongan orang lain yang bisa membuatnya keluar dari belenggu tersebut. Dan pada saat itu, hanya kakaknya seorang yang masih perduli terhadapnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines