Story cover for Silenced Love by meowningra
Silenced Love
  • WpView
    LECTURAS 2
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 2
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado nov 01, 2024
Aku mencintaimu selama ini dan akan mencintaimu lagi. Mencintaimu sekarang dan selamanya. Mencintaimu dikehidupan ini dan dikehidupan lainnya. Terima kasih atas waktu enam tahun yang berharga ini. Kisah ini mengisahkan perjalanan cinta Aira dan Ariq, yang dimulai dari bangku SMA hingga akhir masa kuliah mereka, penuh dengan kenangan indah dan kesedihan yang mendalam.
Seiring waktu berlalu, Aira dan Ariq akan dihadapkan pada pertanyaan besar:  Apakah mereka akan menemukan jalan kembali satu sama lain, ataukah cinta itu akan selamanya terkurung dalam kenangan? Apakah cinta yang tulus dapat bertahan meskipun terpisah? Dalam novel ini, pembaca akan menyaksikan bahwa cinta sejati tidak selalu berarti bersama, tetapi kadang-kadang, itu adalah merelakan demi kebahagiaan yang lebih besar. Kenangan akan cinta mereka akan terus hidup, meskipun terpisah oleh waktu dan jarak, dan dalam hati mereka, cinta itu akan selalu ada
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos

1 parte

Regístrate para añadir Silenced Love a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#196tragic
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Almost Us  de Dyasha09
25 partes Continúa
Kalau ada satu orang yang selalu bikin Aira kesal tiap pagi masuk kelas, jawabannya cuma satu: Arga, si tukang ejek, tukang senyum miring, tukang nyebelin-tapi entah kenapa, hatinya selalu deg-degan tiap cowok itu datang. Bagi Arga, ejekan itu caranya menjaga jarak dari rasa yang terlalu dalam. Karena sesungguhnya, Aira bukan sekadar teman sekolah biasa. Ia adalah gadis kecil bermata sedih yang pernah ia tolong saat jatuh di jalan berlumpur puluhan tahun lalu. Gadis kecil dengan seragam sekolah dan pita merah di rambutnya, yang tersenyum malu-malu dan bilang terima kasih... sebelum akhirnya berlarian ke arah keluarganya yang sepertinya akan pergi meninggalkan rumah. Arga ingat. Aira tidak. Saat mereka dipertemukan kembali di usia dewasa-di sekolah yang sama, di kelas yang sama-Aira sudah menjadi perempuan yang dingin, keras kepala, dan angkuh. Tapi bagi Arga, ia tetap anak kecil yang dulu pernah ia bantu, yang senyumnya pernah membuat hatinya hangat. Arga mengenali Aira,, Arga ingat jelas nama gadis kecil yang ditolongnya dulu dari nama di seragam sekolahnya. Aira kaisha eliana. Jadi Arga memilih satu cara untuk mendekat: ejekan. Setiap ledekan, setiap adu mulut kecil, adalah bentuk rindunya yang lama dipendam. Tapi Aira? Ia terlalu bangga untuk bertanya, dan terlalu tertutup untuk merasakan. Dan ketika cinta sudah hadir di hati Aira, mereka harus berpisah untuk selamanya. Arga hanya menerimanya meski hancur, hanya kata selamat. Lalu pergi. Dan tak pernah kembali. Mereka bukan siapa-siapa. Bukan sepasang kekasih. Bukan sahabat. Tapi pernah saling jatuh cinta diam-diam-dan itu cukup untuk dikenang seumur hidup.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Almost Us  cover
<3 Sepanjang Hidup <3 cover
MY LAST DECEMBER cover
Epiphany [Completed] cover
Kala 17 Tahun (On Going) cover
Dear L - Blue and Gray: Thank You cover
Let Go [Completed] cover
Hitam Putih Cinta [Terbit Ebook] cover
Biarkan Aku Yang Pergi[Sequel End]✔ cover
Regrets of Love cover

Almost Us

25 partes Continúa

Kalau ada satu orang yang selalu bikin Aira kesal tiap pagi masuk kelas, jawabannya cuma satu: Arga, si tukang ejek, tukang senyum miring, tukang nyebelin-tapi entah kenapa, hatinya selalu deg-degan tiap cowok itu datang. Bagi Arga, ejekan itu caranya menjaga jarak dari rasa yang terlalu dalam. Karena sesungguhnya, Aira bukan sekadar teman sekolah biasa. Ia adalah gadis kecil bermata sedih yang pernah ia tolong saat jatuh di jalan berlumpur puluhan tahun lalu. Gadis kecil dengan seragam sekolah dan pita merah di rambutnya, yang tersenyum malu-malu dan bilang terima kasih... sebelum akhirnya berlarian ke arah keluarganya yang sepertinya akan pergi meninggalkan rumah. Arga ingat. Aira tidak. Saat mereka dipertemukan kembali di usia dewasa-di sekolah yang sama, di kelas yang sama-Aira sudah menjadi perempuan yang dingin, keras kepala, dan angkuh. Tapi bagi Arga, ia tetap anak kecil yang dulu pernah ia bantu, yang senyumnya pernah membuat hatinya hangat. Arga mengenali Aira,, Arga ingat jelas nama gadis kecil yang ditolongnya dulu dari nama di seragam sekolahnya. Aira kaisha eliana. Jadi Arga memilih satu cara untuk mendekat: ejekan. Setiap ledekan, setiap adu mulut kecil, adalah bentuk rindunya yang lama dipendam. Tapi Aira? Ia terlalu bangga untuk bertanya, dan terlalu tertutup untuk merasakan. Dan ketika cinta sudah hadir di hati Aira, mereka harus berpisah untuk selamanya. Arga hanya menerimanya meski hancur, hanya kata selamat. Lalu pergi. Dan tak pernah kembali. Mereka bukan siapa-siapa. Bukan sepasang kekasih. Bukan sahabat. Tapi pernah saling jatuh cinta diam-diam-dan itu cukup untuk dikenang seumur hidup.