Kisah Ruang Waktu

Kisah Ruang Waktu

  • WpView
    Reads 2,283
  • WpVote
    Votes 106
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Jun 17, 2026
Apa jadinya jika cinta dimulai di tanggal yang hampir tak pernah ada? Aditya dan Lova, dua cowok yang sedang kasmaran, merencanakan momen spesial mereka di tanggal 29 Februari. Tapi rintangan yang menghadang ternyata jauh lebih rumit daripada yang mereka bayangkan. Bisakah mereka melewati semua itu dan menjalani hubungan seperti pasangan pada umumnya, ataukah cinta mereka hanya sekejap, seperti hari kabisat itu sendiri?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Auto Save!
  • ELIAN ✓
  • 𝐓𝐞𝐦𝐞𝐧?
  • Desa Jragat [End] [Revisi]
  • ELION (bl)
  • The Antagonis Hates Socializing [End]
  • Trouble Maker
  • Target Si Supir
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Halo, Kanael!

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

More details
WpActionLinkContent Guidelines