Kesatria Lautan

Kesatria Lautan

  • WpView
    Reads 254
  • WpVote
    Votes 119
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 13, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
Haitsam hanya ingin kabur dari utang keluarganya, tapi nasib membawanya ke laut penuh bahaya-dengan kru kapal yang penuh rahasia, monster laut yang mengintai, dan legenda pedang pemburu iblis yang kembali bangkit. Mampukah ia bertahan ketika teman menjadi musuh, dan lautan menjadi medan pertempuran terakhirnya? "Ketika lautan adalah musuh, dan iblis mengintai dalam gelap, hanya hati yang berani yang dapat menemukan cahaya..."
All Rights Reserved
#260
kesatria
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lightshadow
  • The Fake Knight and The Witch Beyond The Great Wall
  • BUMANDHALA : MENJAGA BUMI (TAMAT)
  • HYDIE EARTH : BEYOND TIME AND SHADOWS
  • The Miracle Of Crystals
  • MISTERI KASTIL TUA DI TENGAH HUTAN (Vampire)
  • Hunter Devil
  • Blood, Sword, and Love Tested [END]

{PLAGIAT DILARANG MENDEKAT} Cerita ini murni hasil dari pemikiran dan ide author. Warning typo bertebaran!! . . . Di kekaisaran Melatonandia, ada sebuah legenda tentang Hutan Kabut dimana terdapat sebuah pohon besar yang tumbuh subur didalamnya. Konon siapa saja yang berhasil menemukan pohon tersebut maka seluruh keinginannya akan terkabul, dan jika tidak mereka tidak akan bisa kembali. "Pohon apa yang dimaksud itu?" "Tidak ada yang mengetahuinya." "Mengapa? Bukankah seharusnya ada seseorang yang berhasil keluar dari sana?" "Hanya satu orang yang berhasil lolos dari tempat tersebut, Yang mulia kaisar. Tetapi beliau menolak untuk mengatakan apapun yang berkaitan dengan hutan tersebut." Sienna Blair yang merasa putus asa mulai berharap dengan keajaiban yang akan datang padanya. Namun bukannya menunggu, dia dengan berani mulai pergi ke tempat terkutuk itu untuk meminta sebuah permohonan. "Semuanya keliru, tidak ada yang salah dengan hutan ini!" "Padahal baru kemarin kau memohon dengan sungguh-sungguh padaku." "Aku tidak sudi meminta pertolongan pada iblis terkutuk sepertimu!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines