The Heart's Ease

The Heart's Ease

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 6, 2026
tiada siapapun yang dapat mengubah takdir yang telah tertulis didalamnya, seberapa kerasnya kamu berusaha. Delima wilwatika adalah gadis lugu yang sangat suka menyendiri dimana pun dan kapan pun itu. Namun ketenangannya harus sirna setelah hadirnya siswa baru yang entah mengapa terus menempel padanya seperti perangko. suatu ketika mereka berdua pergi keperpustakaan tua yang tak jauh dari rumah nenek delima, mereka tak sengaja terjebak disebuah ruangan rahasia dibalik rak buku yang sudah reyot nan tua. mereka berdua terjebak dan tiba-tiba saja terlempar ke masa lalu setelah membaca sebuah buku usang bersampul coklat tua dengan kalung mustika berwarna biru laut yang terselip dibawah buku tua itu. " Akan kuberi kalian waktu selama 2 Tahun untuk mengubah takdir, jika kalian tidak bisa makan abadilah didalam tulisan takdir itu selamanya" "selama itu denganmu aku tak keberatan jika harus terjebak didalamnya selamanya" "Dasar Gila!"
All Rights Reserved
#20
delima
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Sandyakala
  • Leona[Hiatus]
  • Aksara Lingga
  • Senandika Takdir : Season 2 Of Agnira dan Penjaga Asa [ ON GOING ]
  • OBOR PITU
  • verlies
  • Bukan Romansa Biasa-BRB [End]
  • ALLAND

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines