Story cover for INVISIBLE BRUISES by AlafraLarisa
INVISIBLE BRUISES
  • WpView
    OKUNANLAR 37
  • WpVote
    Oylar 1
  • WpPart
    Bölümler 2
  • WpView
    OKUNANLAR 37
  • WpVote
    Oylar 1
  • WpPart
    Bölümler 2
Devam ediyor, İlk yayınlanma Kas 02, 2024
Invisible Bruises (memar yang tak terlihat)

Arfasa Sandhyareksa
Afura Senandhyka Malam
Sasta Aizan Narabil
Renggala Semesta
Arabila Rauna Rheara
Horizon Khatulistiwa


KKRAAATTTT!...

KKRAAATTTT!...

"Le-le.. lepaskan aku." Lirih seorang remaja dengan seragam compang-campingnya-sengaja di gunting oleh sosok bertopeng di hadapannya.

"Tunggu dulu, aku ingin bermain-main denganmu!" Ujar Sang Bertopeng itu. Dengan busana panjang yang serba hitam, memakai penutup kepala, serta mengenakan topeng berwajah buruk rupa-di tengahnya terdapat siluetan pisau, bekas tinta merah gelap seperti darah.

"Kau akan mendapatkan balasan yang setimpal!" Ujar Sang Bertopeng. Sembari memainkan-memutar-mutarkan-guntingnya di udara. Ia telah sukses menakuti remaja itu dan merusak pakaiannya.

"Siapa kamu sebenarnya?" Sorot mata itu menyiratkan kilau jeritan. Tubuh itu diikat dengan rantai besi yang lumayan berat dan rapat. Mustahil bila remaja itu bisa melepaskan diri dari sana.


Start : 10 April 2025
Finish : -
Tüm hakları saklıdır
Eklemek için kaydolun INVISIBLE BRUISES kütüphanenize ekleyin ve güncellemeleri alın
veya
#73phsycopath
İçerik Rehberi
Ayrıca sevebilecekleriniz
danidamanik911 tarafından yazılmış MISTERI PETUALANGAN DALAM LABIRIN ILUSI adlı hikaye
14 bölüm Devam ediyor
Pernahkah Anda merasa hidup di tengah pesta topeng yang tak berkesudahan, di mana tawa bisa tiba-tiba menjelma menjadi tangis pilu, dan kemewahan menyembunyikan kemunafikan yang menggerogoti nurani? Selamat datang di dunia yang dipenuhi "Warna-warni Kepalsuan," sebuah labirin realitas yang absurd, disaksikan melalui mata seorang tokoh yang terperangkap di dalamnya. Bayangkan seorang komedian melontarkan lelucon getir yang justru mengalirkan air mata, seorang pengemis lusuh memanggul kekayaan yang kontras dengan penampilannya, dan para penguasa negeri berdebat tentang kemiskinan dari balik dinding hotel bintang lima yang gemerlap. Inilah ironi yang menjadi santapan sehari-hari di labirin ini. Namun, kepalsuan tak hanya meracuni panggung sosial. Bahkan cinta yang seharusnya suci pun ikut terdistorsi, bertransformasi menjadi tragedi prematur akibat idealisme yang membutakan dan nafsu yang membutakan. Di tengah pusaran kejanggalan ini, tokoh utama kita merasakan mual yang kian mencekik, sebuah reaksi naluriah terhadap kepura-puraan yang merajalela. Terjebak dalam labirin tanpa ujung, satu pertanyaan terus menghantuinya: di manakah gerbang menuju keaslian di tengah gemerlap kepalsuan ini? Bersiaplah untuk menyelami sebuah narasi yang akan mengusik keyakinan Anda tentang realitas, mempertanyakan setiap senyum dan air mata yang Anda lihat, dan membawa Anda dalam pencarian kebenaran yang tersembunyi di balik indahnya kebohongan. Apakah tokoh kita akan berhasil menembus "warna-warni kepalsuan" yang mengitarinya, ataukah ia akan selamanya menjadi bagian dari sandiwara tanpa akhir ini?
Ka_Erwin tarafından yazılmış My Name Is Erwinda adlı hikaye
11 bölüm Tamamlanmış Hikaye
"Ayah!" ujar gadis kecil dipelukan Danu. "Aku sayang, Ayah!" ucapnya lagi, dan kali ini Danu benar-benar terharu. Baru kali ini ia dipanggil dengan sebutan Ayah di umurnya yang hampir kepala tiga. Danu mempercepat langkahnya menuju puskesmas terdekat, mengingat gadis itu sudah banyak kehabisan darah, lemas. Saat tiba di depan gedung putih dengan papan nama 'Puskesmas' yang terpasang di bangunan itu, gadis kecil tersebut tidak sadarkan diri lagi hingga ditangani oleh Dokter yang datang dari kota. "Apa anda ayahnya?" tanya sang Dokter usai memeriksa keadaan gadis malang itu. "Hm, a--aku... Aku bukan ayahnya ataupun keluarganya." jawab Danu. "Keponakan saya menemukannya di hutan saat kami mencari kayu bakar!" sambungnya takut dikira penculik apalagi pembunuh oleh orang lain, sungguh ia tak sekejam itu. "Oh, baiklah ikut ke ruangan saya!" Dokter menjelaskan bahwa gadis yang ia temukan itu sekarang sudah membaik, ia sangat bersyukur Danu membawanya tepat waktu kalau tidak mungkin nyawanya sudah melayang. ____ "Aku Arin, namamu siapa?" tanya keponakan Danu pada gadis yang baru pertama kali ia bawa berkeliling semenjak gadis itu dirawat. Gadis itu hanya terdiam, karena sudah lama menunggu uluran tangannya diterima Arin segera menurunkannya. Gadis itu nampak bingung, yang ia ingat hanyalah ayah. Padahal yang ia panggil ayah bukanlah ayahnya, sungguh prihatin. "Erwinda, namamu Erwinda." ucap Danu membuat semua tercengang, termasuk Dani adiknya. "Istrimu, itukan nama istrimu," ujar Arum adik iparnya itu. "Ya, kurasa nama itu cocok untuknya!" senyum kini terlukis di wajah Danu, sebelumnya hanya ekspresi datar yang ia tunjukkan setelah kepergian Erwinda istrinya. Gadis Itupun ikut tersenyum, sepertinya ia menyukai nama yang diberikan kepadanya.
AYA_MNK tarafından yazılmış Pertemanan di balik Kutukan [On Going] adlı hikaye
28 bölüm Devam ediyor
🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2022 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT
Ayrıca sevebilecekleriniz
Slide 1 of 10
My Twins (End) cover
ELVARETTA 1993  cover
MISTERI PETUALANGAN DALAM LABIRIN ILUSI cover
My Name Is Erwinda cover
Araleya: Titik Temu Semesta cover
MIXTURE! (About Secrets) cover
2 Abang Yang Ku Private  cover
Lime of Euphoria cover
Sereia's Harem [End] cover
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] cover

My Twins (End)

54 bölüm Devam ediyor

menceritakan seorang remaja kembar yang memiliki sifat bertolak belakang. Arkanza zanendra arfair = remaja SMA yang berumur 15 tahun memiliki sifat dingin, cuek terhadap sekitar dia gak peduli apa yang terjadi padanya, egois suka mengekang sang kembaran da penyayang. Aryanza zanendra arfair = kembaran Arka memiliki sifat yang peduli, ramah, dan tidak suka terlalu di atur, memiliki prinsip "semua yang ada di dunia ini gak gratis, mau ngatur! harus ada bayaran nya!?" memiliki trauma masa kecil. °0° "aka janji jangan tinggalin Aya, aka jangan pergi kayak bunda sama ayah yah, aka janji!!" seorang remaja kembar yang masih SMP bernama Arya memberikan jari kelingking nya kepada Arka sang kembaran. "Iyah janji." Arka menautkan kelingking nya ke jari kelingking sang adik, ia akan menepati janji nya, sesuai dengan apa yang diminta sang adik. "Aya sayang aka." Arya berhambur memeluk Arka sang kembaran, sambil menduselkan kepala nya di dada bidang sang kakak. ======= Warning! #genre brothership not bl kepo kelanjutan nya?? jangan lupa di simpan ke perpus yah!!! dan like, comment, follow if you like :) thx for support all, and thx for reading!!