Story cover for RAGASHA by Rh_emmaa
RAGASHA
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Nov 02, 2024
"Mas, ada yang mau aku omongin sama kamu." Ucap perempuan itu, suaranya terdengar lembut namun mengharapkan sebuah pernyataan yang pasti.

Pria di sampingnya itu yang sendari menikmati angin sepoi - sepoi menoleh kesamping. "Bicara saja, mas dengerin." 

Asha menatap Raga dengan serius. Perempuan dengan mata coklat berwarna hazelnut itu meremas kedua jemarinya sejenak, sejujurnya dia sudah muak dengan ucapakan yang akan di lontarkan ke pria ini. "Kita udah 7 tahun ini jalan bareng, saling membutuhkan satu sama lain, aku udah kenal keluarga kamu, aku juga udah nyaman sama kamu. Apa kamu ga mau nyeriusin aku mas ?"

Raga mengganguk pelan, paham dengan omongan perempuan itu. "Kuliah dulu yang bener ya, untuk sekarang jalani seperti ini dulu. Mas ingin berada di samping kamu, kejar dulu cita - cita kamu." Ucapnya sembari tangan kanannya terulur mengusap kepala perempuan itu.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add RAGASHA to your library and receive updates
or
#720polisi
Content Guidelines
You may also like
diagnosis hati  by watermelongirlss
6 parts Ongoing
Raisa Ayu Nararya sudah dikenal di preklinik sebagai mahasiswi yang mudah bergaul. Dia tak pernah ragu untuk menyapa siapa pun, bahkan dengan orang yang baru dikenalnya sekalipun. Namun, ada satu orang yang selalu membuatnya penasaran-Harsa Adikara, teman sekelas yang terlihat serius dan sangat tertutup. Harsa, dengan sikap dinginnya, seolah tidak tertarik untuk bergaul kepada siapa pun, bahkan dengan Raisa yang sering kali coba mendekatinya. Raisa sebenarnya sudah lama menyukai Harsa, meskipun dia tahu Harsa bukan tipe orang yang mudah didekati. Semua teman-temannya di preklinik tahu bahwa Raisa punya perasaan pada Harsa, namun Harsa tetap dengan sikap dinginnya. Raisa bahkan sering melontarkan candaan tentang perasaannya kepada teman-temannya, meski ia sadar Harsa tak akan pernah menanggapi. Namun, segalanya berubah setelah mendapat kabar mengejutkan-Raisa dan Harsa dipasangkan dalam satu tim koas. Mereka berdua harus bekerja bersama dalam satu shift jaga di rumah sakit, dan tentu saja, ini membuka kesempatan baru bagi Raisa untuk lebih dekat dengan Harsa. Tugas-tugas medis yang intens membuat mereka berdua sering berinteraksi. Raisa yang luwes dan apa adanya, mencoba untuk lebih dekat dengan Harsa, meskipun dia selalu mendapat respons yang terkesan dingin. Harsa yang selalu terlihat tidak tertarik dengan hubungan sosial pun mulai merasa kebingungan dengan perasaan Raisa yang terus-menerus menggodanya. Meskipun begitu, Harsa tetap menjaga jarak, seolah ada sesuatu yang menghalanginya untuk membuka hati. Harsa mulai merenung. Mengapa dia begitu menahan diri? Mengapa dia begitu sulit untuk percaya bahwa hubungan bisa berjalan baik-baik saja? Apakah ada yang salah dengan hatinya? Harsa mulai berusaha mencari jawaban atas pertanyaannya sendiri, mencoba mendiagnosis perasaan dan ketakutannya akan hubungan dengan orang lain-terutama dengan Raisa, yang terlihat begitu percaya diri. Akankah Harsa akhirnya mampu membuka hati dan mempercayai cinta? #kedokteran
You may also like
Slide 1 of 9
Mbak, I Love You (Tamat) cover
diagnosis hati  cover
MAS, DOKTER AKU CINTA KAMU (TAMAT) cover
Love And Heart [Republish] cover
ANGGI MAHARANI cover
Say Bye cover
Di Antara Kita (END) cover
Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal cover
Love In Profession[End] cover

Mbak, I Love You (Tamat)

30 parts Ongoing

Tersedia PDF, Cetak dan versi lengkap bisa dibaca di Karyakarsa. "Aku suka sama Mbak." Ucap Halil dengan senyum lebarnya. Innara mengerutkan dahi dan memandang pria yang usianya dua tahun lebih muda sekaligus bawahannya itu dengan tatapan tajam dan dingin. "Jangan suka sama saya. Saya ini lebih cocok jadi kakak kamu daripada jadi pacar kamu." Jawab Innara dengan ketus seraya berbalik pergi. "Siapa juga yang mau jadi pacar Mbak." Ucap Halil ketus yang membuat Innara kembali berbalik memandangnya dengan bingung. "Aku maunya Mba jadi istri aku aja." Lanjutnya kembali dengan senyum lebar yang membuat Innara kesal. "Lagipula Mbak jangan khawatir, postur tubuh aku bisa nyembunyiin usia Mbak yang lebih tua." Jawabnya yang membuat Innara merasa ditampar kenyataan. Inilah kisah putra Nadira-Erhan. Yang belum baca cerita mereka boleh mampir dulu ke "Ketika Playboy Jatuh Cinta." Jangan lupa untuk tap Love dan komen yang positif ya. Tapi mohon maaf kalau tidak akan update sering, karena Mimin tipe yang nulis berdasarkan mood.