Sebuah Puisi: KAPAS

Sebuah Puisi: KAPAS

  • WpView
    Reads 354
  • WpVote
    Votes 211
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 8, 2025
Sebuah puisi: Betapa lemahnya manusia dalam sebuah jarak. Namun, sangat kuat dalam pertemuan dan perihal jatuh cinta. Ia bagaikan kapas, bisa jatuh kapan saja. Walaupun nampak lemah, tapi ia akan sangat indah jika sudah bermesraan dengan sang angin. Teruslah terbang dan jatuh cintalah sepuasnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menanti dalam istiqomah
  • Nasihat dalam Puisi
  • The Moon and The Star (Boys P.O.V)
  • Cinta Dalam Kata
  • Waktu Senggang (SEGERA TERBIT!)
  • Indonesian Poetry
  • Lembut Seperti Doa
  • Air Mata Cinta
  • Aksara Tak Bertuan
  • Ruang Kosong di Antara Jingga

TELAH DITERBITKAN Sebagian part telah dihapus #42Dalampuisi(12-02-2018) #62Dalampuisi (14-01-2018) #64Dalampuisi (17-12-2017) Untuk kamu yang sedang menanti, maka ku wakilkan seluruh perasaanmu melalui sajak ini" Ada beberapa part terprivat tapi tidak mempengaruhi bacaan:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines