Sebuah Puisi: KAPAS

Sebuah Puisi: KAPAS

  • WpView
    Lecturas 381
  • WpVote
    Votos 211
  • WpPart
    Partes 23
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, oct 8, 2025
WpInfo
Poesía
Sebuah puisi: Betapa lemahnya manusia dalam sebuah jarak. Namun, sangat kuat dalam pertemuan dan perihal jatuh cinta. Ia bagaikan kapas, bisa jatuh kapan saja. Walaupun nampak lemah, tapi ia akan sangat indah jika sudah bermesraan dengan sang angin. Teruslah terbang dan jatuh cintalah sepuasnya.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Renjana
  • Waktu Senggang (SEGERA TERBIT!)
  • The Moon and The Star (Boys P.O.V)
  • Air Mata Cinta
  • Diam
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Lembut Seperti Doa
  • Nasihat dalam Puisi
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
Renjana

Huruf demi huruf, aksara demi aksara menceritakan tentangnya. Terbesit dalam khayal ku akan angkasa yang menderu suara hatinya Semua disaksikan oleh semesta dan dikuatkan dengan doa untuk mengadu padanya, penuh makna akan untaian dan lautan air mata 𝙋𝙤𝙚𝙩𝙧𝙮 𝙗𝙮 𝙢𝙚. Selamat membaca😉✨

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido