Mimpi di Bumi Majapahit

Mimpi di Bumi Majapahit

  • WpView
    Reads 153
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 6, 2024
Layaknya sebuah fantasi pada alam mimpi, ketidaksengajaan akibat kecerobohanku menyeret diriku kedalam sebuah cerita. Kemudian aku menemukan sebuah nama indah diantaranya. Sebuah nama yang mampu mengalihkan semua dunia nyataku untuk tetap berada di tempat dia berasal dan tak ingin kembali ke duniaku. Seseorang yang biasa disebut sebagai sang-palapa bukan karena dia seorang Mahapatih Gajah Mada yang mengucapkan sumpah amukti palapa atau apa, tetapi karena dia dapat 'menarik hatiku'. Rambut panjang hitam legamnya yang selalu digulung keatas khas laki-laki zaman dahulu, wajahnya yang baswara di bawah terpaan cakrawala senja, dan kulitnya yang seperti madu. Dialah rupa sempurna di bentala ini. Jangan tanya kan tutur katanya yang sedikit menusuk namun tersirat kelembutan didalamnya. Tak ada ragu dalam setiap kata yang diucapkannya. Aku terjebak disana. Menjadi saksi bisu sejarah yang sering aku baca namun tak pernah ku sangka. Tragedi kejam dan simpahan darah atas polemik sang penguasa. Candramawa, itulah namaku. Anggap saja begitu yaa... Akan aku tuliskan bagaimana kami bertemu, bagaimana kami memulai sebuah kisah yang berlandas balutan romansa. Namanya adalah Candala, dan bagaimana Candramawa itu menarik hati sang Candala.
All Rights Reserved
#398
majapahit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prambanan Obsession (END)
  • RENJANA⚜ ✔
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai
  • PITALOKA | Sekala Ruang Renjana
  • The Mystique Java: Whispers Of an Ancient Oath
  • Alamanda (Telah Terbit)
  • ...
  • Lain Dunia (Tamat)
  • The Past Keeper : Naserin Dante
  • PUSAKA CANDRA✔️

Perjanjian telah dibuat antara Bandung Bondowoso dan pasukan jin. Namun, semesta sepertinya tahu bahwa kegagalan terjadi karena kecurangan yang dilakukan oleh Roro Jonggrang. Roda nasib berputar di luar kendali. Masalahnya, perjanjian gaib tidak dapat dipatahkan begitu saja. Maka konsekuensinya, semua yang terlibat terbelenggu oleh ruang, waktu dan karma. Kejadian akan terus terulang hingga mereka semua memenuhi janjinya. Bandung Bondowoso tidak sama sekali mengalami reinkarnasi karena ternyata dia tak pernah bisa mati. Dibunuh atau bahkan bunuh diri tidak membuatnya mati. Hidup sebagai makhluk abadi untuk menunggu entah apa. Ratusan bahkan lebih dari seribu tahun berlalu hingga netranya melihat sosok mirip dengan wanita yang dicintainya sekaligus dibencinya. Apa Roro Jonggrang reinkarnasi? Tidak mungkin. Penjelasan masuk akal adalah keturunan Prabu Baka tidak habis karena bisa jadi dia memiliki anak lain selain Roro Jonggrang. Apa sang keturunan yang entah keberapa ini akan berkewajiban memenuhi karma dari nenek moyangnya? Akankah sejarah terulang lagi? Bukankah darah lebih kental daripada air. Maka keturunan pengkhianat kemungkinan besar menjadi pengkhianat juga. "Paling tidak, penuhi janjimu terlebih dahulu. Jika setelahnya kau mau kabur atau mati, silahkan! Aku tidak akan menghalangi. Asal kau tahu, aku juga ingin bisa mati seperti manusia-manusia lain. Apa menurutmu hidup abadi itu menyenangkan, haah? Tidak sama sekali. Rasanya sangat... sangat... sangat melelahkan!" ~ Bandung Bondowoso a.k.a Banyu Wisesa Gananantha ~ "Ck, dasar pria gila. Kau ini sedang mabuk atau habis nyabu?" ~ Dara Mahisa Suramardhini ~ PERHATIAN!!! ✾ Another level of Roro Jonggrang's story ✾ Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa itu hanya bagian dari pengembangan cerita.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines