Princess Anavella

Princess Anavella

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 11, 2026
putri Anavella ada putri dari sebuah kerajaan monoaki.Anavella memiliki kekuatan yang besar dan sangat berbahaya saat kekuatan itu datang ia tidak bisa mengendalikan diri nya sendiri bahkan akan menyerang semua orang yang ada di sekitar nya banyak orang dari kerajaan lain yang ingin menghabisi Anavella karena mereka merasa terancam dengan kekuatan yang Anavella miliki.bukan hanya dari kerajaan lain saja bahkan saudara nya sendiri saja ingin menghabisi nya karena merasa iri dengan kekuatan itu kekuatan itu akan muncul saat Anavella tidak bisa mengendalikan diri emosi nya sendiri,saat kekuatan itu muncul seluruh tubuh Anavella akan berubah menjadi warna hitam. Anavella sendiri saja tidak tau kenapa ia bisa memiliki kekuatan itu,ia sudah berusaha untuk membuang kekuatan itu tetapi tetap saja tidak bisa. mau tau kelanjutannya langsung baca aja hahahaha pict by:pinterest karya asli dari pemikiran sendiri Masih pemula jadi masih banyak yang kurang harap maklum,hehe Terima kritikan dan saran!! Cerita by:c_writee alias me
All Rights Reserved
#899
author
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •   My Switched Daughter END
  • Just let me live, Duke!
  • GALEN PRADIPTA
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • New life, New problems [END]
  • Shaenette: Skenario Kedua
  • A Family of Villains
  • 𝐎𝐍𝐄 𝐒𝐇𝐎O𝐓🔞 •VKOOK
  • Sin of The Villainess
  • The Duke'S Red String

Elia, gadis kecil berusia tujuh tahun, sudah dipaksa mengamen oleh ibunya sejak usia empat tahun. Hidupnya hanya dipenuhi bentakan, rasa lapar, dan malam-malam tanpa pelukan. Ia tak tahu rasanya disayang-dan perlahan, ia berhenti berharap. Sampai suatu malam, Elia tertidur dalam tangis dan terbangun di dunia novel yang pernah ia lihat di lapak buku bekas. Ia berada dalam tubuh seorang anak kecil berusia empat tahun-putri kandung dari keluarga kaya, yang ditukar oleh pembantunya sejak bayi. Akibatnya, si anak kandung justru tumbuh dalam perlakuan kejam, dikucilkan, dan dijadikan pelayan di rumah sendiri, karena keluarga aslinya tidak tahu kebenarannya. Kisah dalam novel itu berawal dari kematian sang ibu saat melahirkan, tanpa pernah tahu bahwa bayinya telah ditukar. Sementara anak kandung si pembantu, yang dibesarkan sebagai anak majikan, justru hidup penuh kasih sayang dan tumbuh menjadi anak sombong yang suka merendahkan anak pelayan-yang sebenarnya adalah darah daging keluarga itu sendiri. Di sinilah Elia berperan sebagai bayi yang tertukar-yang kini menjadi "pelayan kecil" di rumah orang tua kandungnya. Jalan takdir yang tertulis dalam novel tetap berjalan: sejak usia empat tahun, Elia (dalam tubuh baru) menerima perlakuan kasar dari perempuan yang mengaku sebagai ibunya. Baginya, asalkan bisa makan, itu sudah cukup. Ia menerima takdir barunya dengan pasrah. Kasih sayang? Ia tak berani menginginkannya lagi. Ia takut, kalau berharap... akhirnya hanya akan kecewa. Namun tanpa disadari, keluguannya, kepolosannya, tingkah lucunya, dan suara cadelnya-perlahan mulai mencuri perhatian ayah kandung dan ketiga abang yang tak pernah tahu... siapa dia sebenarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines