S E N J A

S E N J A

  • WpView
    LECTURES 2,713
  • WpVote
    Votes 269
  • WpPart
    Chapitres 10
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., août 18, 2026
WpInfo
Fiction
Thèmes Sociaux
Deuil & Chagrin
"Gue capek, Sam. Gue capek hidup dalam kebencian. Kalau emang dengan cara gue mati bisa bikin lo bahagia. Lo bunuh gue sekarang-" Ujar Angkasa seraya menyodorkan sebuah pisau ke tangan sang kakak. Samudra menatap pisau tersebut lama, rasa sesak tiba - tiba menyeruak tatkala tatapannya tidak sengaja bertemu dengan manik teduh dihadapannya. "Bunuh gue sekarang"
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Retrouvailles
  • Crazy Girl (Hiatus)
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • Ali Arkhan
  • DRABIA [END]
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Fixing the Broken ✓
  • SAMUDRA BERCERITA || END
  • Still You [END]
  • (Not) A Dream School (On Going)

Samuel menyimpan terlalu banyak luka. Papanya berselingkuh. Mamanya memilih mengakhiri hidup. Saat dewasa, ia dipaksa tunduk pada tuntutan dan perjodohan yang tak pernah ia inginkan. Lalu datang Lyodra. Siswi baru yang diam-diam menyimpan satu fakta paling menyakitkan dalam hidup Samuel: dia adalah anak dari perempuan yang menghancurkan keluarganya. Dan dari situlah semuanya dimulai-kekacauan, luka-luka lama yang terbuka lagi, hingga pilihan-pilihan pahit yang harus diambil. Dendam membuat Samuel mendekat. Tapi rasa bersalah justru tumbuh bersamaan dengan rasa lain yang tak ia pahami. Semuanya semakin rumit saat Lyodra menunjukkan dua garis merah di testpack miliknya. "Lo hamil, kan?" tanya Samuel. Lyodra tak sanggup menjawab, hanya menatap nanar testpack di pangkuannya-benda yang seharusnya sudah ia buang sejak dulu. Tapi hasilnya tetap sama. Masih ada kehidupan kecil di dalam dirinya. "Gugurin," ucap Samuel dingin. "Gue punya kenalan dokter. Besok sepulang sekolah kita ke sana."

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu