Story cover for Riva (Segera Terbit) by lilyasaTA
Riva (Segera Terbit)
  • WpView
    LECTURAS 605
  • WpVote
    Votos 143
  • WpPart
    Partes 11
  • WpView
    LECTURAS 605
  • WpVote
    Votos 143
  • WpPart
    Partes 11
Continúa, Has publicado nov 03, 2024
#UPDATE SETIAP HARI RABU JAM 10:30 PAGI
Tgl.22 Januari 2025 (update kembali) 

Kecantikan, kekayaan, nilai akademis tinggi, tubuh dan tinggi badan ideal, kulit putih, rambut indah yang berkilau dan bergelombang, wajah cantik, serta deretan sertifikat dan prestasi olimpiade. Siapa yang tidak menginginkan semua itu?

Ya, semua itu tampak sempurna bagi Riva. Namun, di balik kesempurnaan itu, Riva menyembunyikan kepalsuan yang ia ciptakan untuk menutupi masa lalunya yang jauh dari sempurna. Saat ia terus berusaha menyembunyikan identitas aslinya, suatu hari, seseorang tanpa sengaja mengetahui rahasianya. Festival Sekolah akan segera diadakan. Sejak saat itu, hidupnya tak lagi tenang, dan rutinitas hariannya mulai berubah. 

Lalu. bagaimana Riva akan menghadapi kehidupannya ke depan? Apakah Riva mampu mempertahankan kesempurnaannya itu?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Riva (Segera Terbit) a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
In The Ashes Of War [END] de kareinaserayu
80 partes Concluida
[END] Angin gurun Ravana berhembus panas, membawa serta bau mesiu dan tanah yang terkoyak oleh jejak perang. Di antara reruntuhan kota yang pernah hidup dengan tawa dan harapan, kini hanya terdengar suara langkah sepatu tentara, gemuruh ledakan di kejauhan, dan rintihan manusia yang bertahan. Raven Xanthea Radley, seorang relawan muda dengan mata yang menyimpan kekuatan sekaligus luka, melangkah hati-hati di jalan setapak yang dipenuhi debu. Ravana bukanlah tempat yang mudah untuk ditempati, apalagi bagi seorang asing seperti dirinya, tapi panggilan nurani selalu lebih kuat dari rasa takut. Hingga suara tembakan memecah malam yang mencekam. Dalam badai darah dan debu, seorang pria muncul, tubuhnya tegap dalam seragam, wajahnya keras seperti baja, namun matanya memancarkan keteguhan yang tak tergoyahkan. Kapten Rowan Kale Jora, pemimpin pasukan khusus, menjadi penyelamat di saat segalanya terasa runtuh. Ia datang bukan hanya dengan senjata, tetapi juga keputusan cepat yang penuh keberanian, membawanya keluar dari neraka hidup itu. Namun penyelamatan bukanlah akhir. Itu hanya awal dari kisah mereka. Di tengah medan perang yang ganas, Raven dan Rowan bertahan-berjuang untuk kemanusiaan, melawan kekejaman, dan menanggung trauma yang menggantung di hati mereka. Di antara reruntuhan dan darah, mereka menemukan percikan kemanusiaan yang tidak terduga, sesuatu yang rapuh namun tak ternilai. Perang bukan hanya tentang peluru dan mayat. Itu tentang jiwa-jiwa yang bertahan, luka yang enggan sembuh, dan keputusan yang menentukan garis antara hidup dan mati. Dan di tengah itu semua, mereka harus memilih-bertahan sebagai diri mereka yang telah retak, atau membangun kembali sesuatu yang baru dari puing-puing hidup mereka. ... START : 19 FEBRUARI 2025 END : 26 MARET 2025
Quizás también te guste
Slide 1 of 6
That Feeling When - Lee Heeseung cover
RAVA : Rafael - Vanya ( THE END ) cover
PRIVATE TEACHER FOR 13 BOYS cover
My Favorite (Minsung) cover
TERUNGKAP ATAU TERPERANGKAP  (END) cover
In The Ashes Of War [END] cover

That Feeling When - Lee Heeseung

27 partes Concluida

Atha dan Harsa-dua nama yang pernah tak terpisahkan. Sejak masa SMP, Atha selalu ada di setiap langkah Harsa. Ia adalah pendengar setia, penghibur di saat-saat gelap, dan penjaga rahasia perasaannya sendiri. Namun hidup punya caranya memisahkan dua hati yang saling mengenal terlalu baik. Tanpa pamit, Atha menghilang, meninggalkan Harsa hanya dengan ingatan yang samar namun tak pernah benar-benar pudar. Tiga tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali di bawah langit yang sama-kali ini di lingkungan kampus. Tapi segalanya berbeda. Atha memilih berdiri di kejauhan, mengamati tanpa suara, sementara Harsa, yang kini berdiri di atas panggung musik, mulai merasakan kekosongan yang tak bisa diisi oleh siapa pun selain... dirinya. Perlahan, masa lalu yang terkubur mulai menguak. Rasa yang dipendam mulai menuntut untuk diakui. Dan di antara denting gitar, tawa yang tertahan, dan tatapan yang terlalu lama terjebak, Atha dan Harsa harus menjawab satu pertanyaan: berani kah mereka memberi kesempatan kedua pada sesuatu yang tak pernah benar-benar berakhir? -Jakarta, 8 Februari 2025-