Cerita ini berlatar di sebuah kerajaan kecil di Jawa pada masa penjajahan Belanda. Di tengah tekanan dan ketidakadilan yang dihadapi rakyat, ketegangan antara para bangsawan lokal dan penjajah terus memuncak. Kehidupan masyarakat diatur oleh tradisi ketat, sementara pihak penjajah berusaha menerapkan aturan mereka sendiri.
Cerita ini bisa menggambarkan pertemuan dua budaya yang berbeda, di mana rasa cinta dan kemanusiaan mereka terjebak dalam batas-batas yang dipaksakan oleh keadaan. Di tengah perbedaan, mereka menemukan kemiripan sebagai manusia yang sama-sama merindukan kedamaian.
All Rights Reserved