SEMESTA TAK LAGI BICARA

SEMESTA TAK LAGI BICARA

  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, May 13, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Launa tak pernah tahu, bahwa senyuman kecil yang ia berikan tiap hari adalah alasan seseorang bertahan hidup. Di balik tatapan tenang dan pelukan hangatnya, Biru menyimpan luka yang tak pernah ia tunjukkan-luka kehilangan orang tuanya, luka tubuhnya yang mulai mengkhianatinya, dan luka karena tahu bahwa waktunya untuk mencintai Launa mungkin tak lama lagi. Sementara Launa, gadis yang terlihat kuat dan penuh tawa itu, menyimpan trauma yang mendalam dari keluarga yang seharusnya menjadi tempat pulang, namun justru menjadi sumber luka. Launa takut membuka diri, takut percaya, takut kehilangan. Tapi bersama Biru, segalanya terasa berbeda. Ia merasa aman. Ia merasa dicintai tanpa syarat. Biru tahu, ia tak bisa menawarkan masa depan yang panjang. Tapi ia berjanji, selama semesta masih memberinya waktu, ia akan menjadi rumah bagi Launa. Hingga akhirnya, ketika semesta tak lagi bicara, cinta itu tetap hidup dalam kenangan. Sebuah kisah tentang kehilangan, penerimaan, dan cinta yang begitu tulus hingga mampu melampaui batas waktu. Untukmu yang pernah menjadi alasan seseorang bertahan.
All Rights Reserved
#45
angsat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kesedihan [SELESAI]
  • RUANG LUKA (END)
  • Waktu?
  • PAIN (TERBIT) ✔
  • LALA
  • Senja dan Sejuta Janji [OPEN PO]
  • Juan [REVISI]
  • DIA BIRUTA
  • semua punya luka

JANGAN LUPA FOLLOW!! Anak akan tumbuh sesuai dengan lingkungan yang mendidiknya dengan cara apa. Trauma itu benar-benar nyata. Terbawa hingga mereka dewasa. Kisah ini menceritakan sebuah trauma yang membuat cinta Zeora menjadi rumit. Kepercayaan berulang kali dihancurkan. Sampai pada waktu, ia menutup kepercayaan pada semua orang, ia malah menyakiti sosok yang tulus. "Kasih aku ruang sedikit aja di hati kamu. Mungkin terdengar nggak layak. Tapi, aku bakal berusaha buat ngelawan kelainan ku yang kamu bilang gila," ucap cowok itu tulus. Zeora menyunggingkan senyum meremehkan. "Sampai lo mati di depan mata gue atau bersimbah darah karena gue, nggak akan ada sedikit pun ruang yang kebuka buat nerima lo. Dengerin gue. Kita nggak akan bersatu," balas Zeora tajam. Ia tak tau ucapannya inilah yang berakhir penyesalan. Suatu hari kejadian tak terduga menimpa Zeora dan laki-laki itu. Di sana Zeora tau, siapa orang tulus yang telah ia sia-siakan. Apakah penyesalan Zeora itu membuat gadis itu kembali mendapat cinta tulus dari laki-laki itu? Atau malah luka yang terus membuatnya gila?

More details
WpActionLinkContent Guidelines